September 16, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Kreativitas Maba PBAK Fasya Picu Kesalahpahaman

Presentasi infografis mahasiswa baru dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Syariah (Fasya) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, pada Kamis (13/8), sempat menimbulkan kesalahpahaman setelah salah satu kelompok mengangkat tokoh yang memiliki keterkaitan dengan organisasi eksternal.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari aktivitas mahasiswa baru dalam mempresentasikan tokoh pahlawan berdasarkan nama kelompok yang telah ditentukan panitia. Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk mencari informasi dan mengembangkan infografis mengenai tokoh yang mereka dapatkan.

N, Salah satu mahasiswa baru yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan saat kelompok sedang mempresentasikan tokoh Munir Said Thalib, Wakil Dekan III Fakultas Syariah datang untuk memantau kegiatan. Setelah itu, Wadek III mendatangi kelompok yang sedang membahas Nurcholis Madjid dan melihat karya infografis mereka yang kebetulan memuat logo organisasi eksternal kampus.

Ia menyebutkan bahwa penggunaan logo bukan arahan dari panitia, melainkan bagian dari kreativitas kelompok dalam mencari informasi mengenai latar belakang tokoh yang mereka bahas.

“Panitia tidak tahu tentang hal itu, murni kekreatifan maba aja. Kami cari sesuai sama apa yang ada di artikel yang kami dapat,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, mahasiswa baru menggunakan informasi yang ditemukan dalam artikel sebagai bahan pembuatan infografis.

“Enggak semua pahlawan itu masuk ke organisasi itu. Contoh aja Soe Hok Gie, dia masuk ke Mapala UI, jadi ya kami ngejelasin sesuai sama apa yang didapat di artikel,” jelasnya.

Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Ashar Pagala membenarkan jika dirinya sempat menghampiri pelaksanaan PBAK Fasya, namun niatnya hanya untuk memantau dan menjaga kekondusifan kegiatan.

“Saya datang tapi hanya memantau, tapi karena ada orasi saya mendekat dan saya melihat logo, langsung saya ambil dan saya bilang hentikan,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa Pelaksanaan PBAK tidak sepenuhnya berjalan sesuai rundown yang telah ditetapkan. Selain itu ia juga menegaskan, pihak yang tidak tercantum dalam Surat Keputusan (SK) kepanitiaan tidak diperkenankan ikut campur dalam pelaksanaan kegiatan.

“Di luar panitia yang tidak ada di dalam SK dilarang ikut campur ke dalam kegiatan PBAK,” tegasnya.

Meski demikian, Wadek III menyampaikan bahwa hingga saat ini UINSI Samarinda belum memiliki regulasi tertulis dari tingkat pimpinan maupun rektorat yang secara khusus melarang organisasi eksternal berada di lingkungan kampus.

“Di UINSI Samarinda tidak ada regulasi tertulis dari tataran pimpinan ataupun dari pimpinan rektorat tentang pelarangan organisasi eksternal dilarang masuk kampus,” terangnya.

Azza selaku ketua Panitia PBAK Fasya mengatakan, kejadian tersebut berada di luar kendali panitia. Ia menjelaskan bahwa panitia hanya menentukan tokoh yang akan dibahas, sementara pencarian informasi dan pembuatan infografis diserahkan kepada mahasiswa baru.

“Untuk kesalahpahaman saat presentasi infografis itu kami dari pihak panitia tidak mengetahui hal tersebut karena maba sendiri yang mencari materi dan membuat infografis mereka tanpa campur tangan panitia,” sebutnya.

Ia menambahkan, wali kelas yang mendampingi masing-masing kelompok tidak memberikan arahan khusus mengenai penggunaan materi internal maupun eksternal. Sementara itu, daftar tokoh yang diberikan kepada mahasiswa baru telah ditentukan dalam rapat panitia dan tidak jauh berbeda dari pelaksanaan PBAK pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi panitia pelaksanaan PBAK selanjutnya,

“Untuk ke depannya mungkin kami dari pihak panitia bisa melihat kembali dari kejadian yang telah terjadi untuk tidak terulang kembali di tahun berikutnya, tapi kami juga tidak bisa membatasi kreativitas maba yang ingin menambahkan latar belakang dari tokoh-tokoh pahlawan tersebut,” pungkasnya.

(Spt/Cvm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *