September 16, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Lima Kelompok KKN Kolaborasi Gelar Pawai Maulid Nabi di Samarinda Seberang

Samarinda, LPM Cakrawala — Lima kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) berkolaborasi menggelar Pawai Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Samarinda Seberang, Minggu (6/9). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penyambutan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mahasiswa KKN sebelum mengakhiri masa pengabdian.

Ketua Panitia Pawai Maulid, Muhammad Rifandi, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momen bagi mahasiswa KKN untuk memberikan kenangan kepada masyarakat Kecamatan Samarinda Seberang sebelum mengakhiri masa pengabdian pada 14 September.

“Kami mengadakan pawai ini untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memberikan momen sebelum kami berpisah pada tanggal 14 nanti. Kami berkolaborasi dengan lima kelompok KKN untuk memberikan kenangan terhadap Kecamatan Samarinda Seberang,” ujar Rifandi.

Kelima kelompok KKN yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri atas KKN MBKM FTIK Kampung Ketupat, KKN MBKM FTIK Kelurahan Masjid, KKN MBKM FTIK Tenun, KKN MBKM FEBI Mangku Palas, dan KKN MBKM FEBI Tenun.

Dalam pelaksanaannya, Pawai Maulid Nabi berada di bawah naungan Karang Taruna dan berkolaborasi dengan Kecamatan Samarinda Seberang.

Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang menyaksikan pawai di sepanjang jalan. Rifandi mengatakan kepadatan warga di sejumlah ruas jalan bahkan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

“Antusias warga sangat banyak. Saya melihat tadi di jalan-jalan penuh dan menjadi macet karena warga sangat antusias untuk melihat peserta pawai,” ungkapnya.

Rifandi berharap Pawai Maulid Nabi tersebut tidak menjadi kegiatan terakhir yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan oleh kelompok KKN berikutnya dengan skala yang lebih besar.

“Harapannya, ini bukan menjadi pawai yang terakhir, tetapi bisa dilanjutkan lagi nanti oleh KKN selanjutnya. Harapannya juga lebih besar dari ini karena ini merupakan awal dan perdana bagi kelompok KKN untuk berkolaborasi dan mengadakan pawai di Kecamatan Samarinda Seberang,” tuturnya.

Ia berharap Pawai Maulid Nabi tersebut dapat menjadi kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh kelompok KKN berikutnya setiap tahun.

Franciska Budiarti selaku Kepala Seksi Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kecamatan Samarinda Seberang mewakili Camat Samarinda Seberang memberikan tanggapan mengenai keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut.

Franciska mengapresiasi inisiatif lima kelompok KKN yang berkolaborasi dengan Karang Taruna dalam menggelar Pawai Maulid Nabi. Menurutnya, kegiatan kepemudaan di Samarinda Seberang selama ini juga banyak melibatkan Karang Taruna.

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi adik-adik KKN yang bisa berkolaborasi dengan Karang Taruna. Biasanya kegiatan seperti ini memang diinisiasi anak muda. Karang Taruna sendiri menjadi ujung tombak dalam kegiatan anak muda di Samarinda Seberang,” ujarnya.

Selain Pawai Maulid Nabi, Franciska mengatakan mahasiswa KKN yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kecamatan Samarinda Seberang turut terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat. Ia menyebut mahasiswa KKN menunjukkan inisiatif dan kreativitas dalam menjalankan program selama masa pengabdian.

Franciska mencontohkan keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan Kampung Merah Putih yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada Agustus lalu.

“Teman-teman adik-adik KKN ini benar-benar menunjukkan keterlibatan yang luar biasa. Mereka seakan-akan memang ingin memberikan dedikasi dan ikut berkontribusi kepada masyarakat,” katanya.

Menjelang berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN, Franciska berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di tengah masyarakat dapat diterapkan di lingkungan masing-masing. Ia menyebut beberapa program yang telah dilakukan mahasiswa, seperti kegiatan kebersihan, penanganan stunting, dan bank sampah.

“Harapan kami, adik-adik KKN ke depannya bisa lebih baik lagi dan bisa menjadi contoh. Apa yang sudah kita perbuat pada saat KKN diterapkan di lingkungan kita. Misalnya masalah kebersihan, stunting, dan bank sampah. Kalau bisa, itu diterapkan di lingkungan masyarakatnya,” pungkasnya.

(Hcf/Rkh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *