DEMA FTIK Bekali Mahasiswa Keterampilan Berpikir Kritis melalui Seminar Pendidikan 2026
Samarinda, LPM Cakrawala — Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (DEMA FTIK) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menggelar Seminar Pendidikan bertajuk “PRO-AKSI: Menjadi Mahasiswa High-Value dengan Pendekatan 4C” pada Jumat (5/6). Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis sebagai bekal menghadapi tantangan dunia akademik dan dunia kerja.
Ketua Panitia Seminar Pendidikan, Salsa Fatmawati, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Dalam prosesnya, panitia sempat mengalami kendala dalam mencari narasumber yang sesuai dengan tema kegiatan.
“Awalnya kami kesulitan mencari narasumber karena target awal ingin mengundang pemateri dari Dinas Pendidikan. Namun, alhamdulillah kami berhasil menghadirkan narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Salsa juga menyampaikan bahwa antusiasme peserta cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab.
“Target peserta sebanyak 70 orang dapat terpenuhi. Saat sesi diskusi, peserta juga sangat antusias dan banyak yang mengajukan pertanyaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DEMA FTIK 2026, Tosik Baihaqi, menjelaskan bahwa pemilihan tema berpikir kritis berangkat dari kebutuhan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dalam menganalisis berbagai persoalan, baik di lingkungan akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Ia berharap peserta dapat mengambil manfaat dari materi yang disampaikan serta mengembangkan pola pikir yang konstruktif dan bermanfaat.
“Mahasiswa perlu memiliki pola pikir yang baik agar mampu menghadapi berbagai tantangan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antarmahasiswa,” ujarnya.
Seminar Pendidikan merupakan salah satu program kerja tahunan DEMA FTIK yang dilaksanakan sebagai wadah pengembangan kapasitas mahasiswa. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis sekaligus menjadikan setiap proses pembelajaran sebagai bekal untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.
(Cmt/Mha/Hcf)