LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Bangun Semangat Berorganisasi, Ormawa FASYA Gelar Pelantikan dan Upgrading

Samarinda, LPM Cakrawala — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Syariah sukses melaksanakan kegiatan pelantikan sekaligus upgrading Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syariah (FASYA) dengan tema “From Commitment to Contribution” pada Senin (25/5) di Auditorium 22 Dzulhijjah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Ada 125 pengurus yang mengikuti kegiatan pelantikan dan upgrading, terdiri dari 18 pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FASYA, 45 pengurus HMJ Ilmu Syariah, 33 pengurus HMJ Pidana Politik Islam (PPI), 22 pengurus HMJ Muamalah, serta 7 pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) FASYA.

Ketua panitia, Ahmad Taslim, menyampaikan bahwa kegiatan pelantikan dan upgrading tersebut merupakan agenda rutin kepengurusan baru Ormawa Fasya, “Kegiatan ini memang sudah menjadi tradisi yang terus dilaksanakan setiap pergantian kepengurusan ormawa,” katanya.

Taslim juga menjelaskan bahwa pada tahun ini HMJ Ilmu Syariah bertindak sebagai penanggung jawab utama kegiatan, “Penanggung jawab kegiatan tahun ini adalah HMJ Ilmu Syariah, tetapi dalam struktur kepanitiaannya tetap melibatkan perwakilan dari setiap ormawa di FASYA,” jelasnya.

Kegiatan upgrading menghadirkan tiga pemateri dengan materi yang berbeda, yaitu pembinaan akhlakul karimah oleh Bunyamin, generasi finansial oleh Arif Novi Rahman, serta materi keorganisasian yang disampaikan Agus Purnomo.

Nurul Qomariah selaku peserta, menilai penyampaian pemateri sangat baik dan interaktif, “Materi yang disampaikan pemateri sangat mudah dipahami dan cara penyampaiannya juga menyenangkan,” ungkapnya.

Peserta lainnya, Muhammad Yusuf, menilai kegiatan upgrading memberikan banyak pemahaman baru untuknya, “Saya mendapatkan banyak pelajaran tentang pentingnya tanggung jawab dalam organisasi, kerja sama tim, kedisiplinan, hingga cara berkomunikasi yang baik antaranggota,” tuturnya.

Ketua SEMA FASYA, Ahmad Noval, berharap ilmu yang disampaikan oleh pemateri dalam kegiatan upgrading dapat dipahami dan dipraktikkan oleh para pengurus baru.

“Semoga kegiatan upgrading ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan menjadi tempat membentuk karakter dan semangat perjuangan dalam berorganisasi,” tutupnya.

(Sai/Jwr/Hcf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *