HMPS IAT Ajak Mahasiswa Lebih Dekat dengan Al-Qur’an melalui Bahasa Isyarat
Samarinda, LPM Cakrawala — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) menyelenggarakan Seminar Bahasa Isyarat Al-Qur’an dengan tema “Isyarat yang Menghidupkan: Menembus Batas dalam Memahami Al-Qur’an” pada Rabu (20/5) di Gedung Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.
Koordinator acara, Muhammad Firdaus, menyampaikan bahwa tujuan seminar untuk mengenalkan mahasiswa tentang pengajaran Al-Quran dengan cara yang berbeda pada umumnya.
“Tujuan utama kami adalah memperkenalkan kepada mahasiswa bahwa Al-Qur’an juga dapat dipelajari melalui bahasa isyarat, sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya komunikasi inklusif dalam pendidikan keagamaan,” ucapnya.
Ketua panitia, Amanda Lestari, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan salah satu program kerja dari HMPS IAT, “Sebenarnya Seminar ini memang termasuk salah satu program kerja himpunan kami, khususnya di departemen cendikia,” jelasnya.
Amanda juga mengungkapkan seminar bahasa isyarat Al-Qur’an masih jarang diselenggarakan di UINSI dan berpotensi memiliki peluang yang luas untuk pengajar Al-Qur’an kedepannya, “kami juga melihat manfaat dari seminar bahasa isyarat Al-Qur’an ini yang cukup luar biasa,”
Salah satu peserta, Daffa Atha, menilai penyampaian materi menarik, interaktif dan langsung diperagakan, “Menggunakan gerakan tangan, seperti huruf hijaiyah alif dengan pose jempol dan huruf ba dengan jari telunjuk ke atas,” jelasnya.
Daffa juga menambahkan agar ada seminar lanjutan, “Seandainya ada kesempatan lagi, mungkin bisa diadakan Seminar Bahasa Isyarat Al-Qur’an Part 2,” tambahnya.
Peserta lainnya, Fahri Aditya, menyampaikan tertarik mengikuti seminar tersebut karena penasaran dengan tema yang diangkat, “Saya penasaran bagaimana teman-teman yang tidak dapat mendengar dan berbicara tetap bisa ikut melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,” ujarnya.
Fahri juga menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan seminar,
“Ke depannya, saya berharap HMPS IAT kembali mengadakan seminar dengan tema-tema penting seperti ini,” tuturnya.
Ketua Umum HMPS IAT, Muhammad Rifa Al Haqqi, menyampaikan bahwa pengajaran Al-Qur’an untuk disabilitas, kedepannya direncanakan akan masuk menjadi salah satu mata kuliah di prodi IAT.
“Insyaallah Prodi IAT akan memiliki mata kuliah Al-Qur’an Disabilitas. Kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa IAT di UINSI untuk mengenal keilmuan tersebut sebelum mempelajarinya lebih spesifik di mata kuliah nanti,” tutupnya.
(Rym/Ssh/Hcf)