Lewat Press Release, Sema UINSI Sampaikan Perkembangan Pengadaan Almamater Mahasiswa Baru
Samarinda, LPM Cakrawala – Senat Mahasiswa (Sema) bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali menyoroti keterlambatan pengadaan dan distribusi almamater bagi mahasiswa baru angkatan 2025. Melalui press release resmi yang diterbitkan pada 8 November 2025, Sema UINSI menyampaikan hasil audiensi dan perkembangan terbaru proses pengadaan yang hingga kini belum rampung.
Dalam audiensi yang dilakukan bersama pihak pengadaan kampus, Sema UINSI dan Dema UINSI menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi akibat sejumlah kendala teknis di tahap produksi. Semula, jadwal distribusi almamater direncanakan pada awal November, namun harus ditunda karena proses penjahitan dan pengiriman yang belum selesai.
Meski demikian, pihak pengadaan memastikan bahwa proses pengadaan almamater tetap berjalan dan diusahakan dapat rampung pada bulan akhir November 2025. Menindaklanjuti hasil audiensi tersebut, Sema UINSI bersama Dema UINSI terus menjalin komunikasi dengan pihak pengadaan untuk memantau perkembangan terbaru.
Pada (03/11), kedua lembaga mahasiswa tersebut kembali melakukan komunikasi lanjutan guna memastikan progres pengadaan. Dari hasil komunikasi tersebut diketahui bahwa penyedia almamater berasal dari Bandung, Jawa Barat dan dijadwalkan mengirim hasil produksinya ke Kalimantan Timur pada pertengahan November. Setelah tiba, almamater direncanakan langsung disalurkan kepada mahasiswa baru.
Ketua Sema UINSI, Yusril Rosyid, menjelaskan bahwa press release tersebut dibuat pada 8 November 2025 sebagai bentuk kepedulian lembaga terhadap keterlambatan pengadaan almamater serta upaya memberikan kejelasan informasi kepada mahasiswa baru.
“Press release ini kami buat sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian Sema UINSI sebagai lembaga legislatif mahasiswa,” ujarnya
Yusril menambahkan bahwa Sema UINSI telah melakukan satu kali advokasi langsung dan beberapa kali komunikasi lanjutan melalui WhatsApp dengan pihak pengadaan. Ia berharap mahasiswa baru turut aktif mengawal proses pengadaan dan distribusi hingga tuntas. “Setelah adanya press release ini, kami berharap mahasiswa baru bisa bersama-sama ikut memantau pengadaan almamater. Bila hingga akhir bulan November belum terealisasi, kami mengajak seluruh mahasiswa baru untuk bersama-sama menagih janji yang telah disampaikan,” tegasnya.
Melalui pernyataan resminya, Sema UINSI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pengadaan dan distribusi almamater hingga selesai. Lembaga mahasiswa tersebut berjanji akan menjaga transparansi informasi agar seluruh proses berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan di lingkungan kampus.
(Han) / (Swz)