Wisuda Gelombang I Ditunda Hingga Batas Waktu yang Belum Ditentu
Wisuda Gelombang I Ditunda Hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan. Samarinda, LPM Cakrawala- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda terpaksa harus mengundur pelaksanaan wisuda yang seharusnya telah dijadwalkan pada, Selasa, (31/03).
Penundaan tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor (WR) I Muhammad Nasir. Hal ini dilakukan atas anjuran dari Kementrian Agama (Kemenag) RI melalui surat edaran Nomor 13 Tahun 2020 tentang Kewaspadaan dini, Kesiapsiagaan, Serta Tindakan Antisipasi Pencegahan Infeksi Covid-19. Maka dari itu, Rektor IAIN menghimbau untuk dapat menunda semua kegiatan kampus yang melibatkan orang banyak.
Muhammad Nasir mengatakan sampai saat ini pelaksanaan wisuda belum dapat dipastikan kembali dikarenakan masih menunggu kebijakan selanjutnya dari Pemerintah dan Kemenag, “Mengenai informasi terkait kepastian pelaksanaan wisuda akan disampaikan kemudian hari setelah ada kebijakan terbaru dari pemerintah dan Kementerian Agama. Tidak menutup kemungkinan jika pelaksanaan wisuda gelombang pertama nantinya akan dilaksanakan di semester depan, dikarena libur telah diperpanjang hingga akhir semester genap,” ungkapnya. Beliau juga mengatakan agar dapat bersabar, sembari menunggu hasil keputusan dari rapat senat yang akan dilaksanakan, “Kepastiannya akan diputuskan kembali melalui rapat senat, nanti kita akan lihat perkembangannya seperti apa”, ujarnya saat diwawancarai via WhatsApp, Sabtu, (28/03).
Febryanto Wibowo, mahasiswa prodi Perbankan Syariah (PS) yang merupakan salah salah satu peserta wisuda gelombang pertama mengatakan, terdapat rasa kecewa atas adanya penundaan wisuda kali ini, namun ia telah memaklumi kebijakan tersebut, menurutnya pihak rektorat telah mengambil keputusan yang tepat dan terbaik untuk mahasiswa, “Tentunya pasti ada rasa kecewa atas diundurnya wisuda kali ini. Akan tetapi dari saya sendiri telah memaklumi hal tersebut, karena pastinya pihak rektorat juga telah memikirkan jalan yang terbaik untuk kebaikan bersama, Maka dari itu mereka mengambil keputusan tersebut,” Ujarnya.
Sementara itu, Siti Aminah mahasiswa angkatan 2016 juga berharap agar virus Covid-19 bisa segera berakhir dan semua aktivitas dapat kembali normal seperti biasa, serta pihak kampus dapat segera mengeluarkan kebijakan terbaru mengenai jadwal wisuda yang telah ditunda ini, “semoga segera ada kebijakkan dari kampus mengenai jadwal wisuda terbaru. Jika wisuda nantinya akan disamaratakan dengan gelombang ke-2 atau ganjil pada bulan oktober mendatang, maka diharap segala bentuk administrasi baik berupa ijazah atau yang lainnya bagi mereka yang telah mengikuti yudisium agar dapat segera diproses secepatnya, karena kami sangat membutuhkan legalitas tersebut,” Tutupnya. (And)