Pengurusan KRS, Mahasiswa FTIK Alami Antrian Panjang
Samarinda, LPM Cakrawala- Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) mengalami antrian panjang saat pengurusan Kartu Rencana Studi (KRS) 27- 29 Januari.
FTIK merupakan fakultas terbesar di IAIN Samarinda, fakultas yang memiliki jumlah mahasiswa cukup banyak sekitar kurang lebih 3500 jiwa. Pasalnya pelayanan akademik terkait stempel dan paraf hanya difokuskan pada satu loket saja. Dengan jumlah yang kian banyak dan pelayanan yang kurang berjalan baik menjadi pemicu antrian panjang saat pengurusan KRS.

Noni Aprilia mahasiswa semester 6 mengatakan pelayanan akademik kurang efektif karena loket-loket yang ada tidak termanfaatkan, “Gak efektif pokoknya akademik FTIK untuk massa yang segini banyaknya,loket yang ada tiap prodi kayak gak terjalankan, mahasiswa jadi betumpuk gak jelas sana sini,” keluhnya.
Rabu (29/1), ditemui di ruangannya Dr. Muhammad Eka Machmud selaku Dekan FTIK mengatakan, pihak pimpinan sudah mendiskusikan dengan Organisasi mahasiswa (Ormawa) FTIK mengenai masalah ini, dan telah mendapatkan solusi dari hasil diskusi. “Tadi kami sudah diskusi dengan Sema dan Dema, ada solusi-solusi,” ujarnya.
Dari hasil diskusi ada 3 solusi yang didapatkan terkait pengurusan KRS. 1. Khusus jurusan Pendidikan Islam (Pendis) untuk stempel dan sebagainya dibantu oleh kasubag umum untuk mengurangi antrian. 2. Seluruh KRS yang telah distempel melalui umum diserahkan ke akademik untuk diberikan ke jurusan Pendis. 3. Usulan mendatang dari Sema-Dema FTIK bahwasannya pengurusan KRS dijadwalkan waktunya sesuai klasifikasi semester.
Eka memberitahu untuk solusi yang ketiga saat ini belum bisa diterapkan, “Kita terapkan kalau sudah ada persetujuan dari pimpinan rektorat,” tutupnya. (trx)