Ketua Dema-I : SP 1 yang Diberikan Kepada Kami Masih Kurang jelas
Samarinda, Lpm Cakrawala – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema-I) memberikan suara terkait SP 1 yang dilayangkan oleh Senat Mahasiswa (Sema-I). .
Ketua Dema, Zainal Mustofa Mengatakan jika surat tersebut masih kurang jelas, karena menurutnya yang memberikan SP 1 adalah dari pihak rektorat, bukan Sema. “Karena yang menerbitkan Surat Keputusan (SK) itu rektor, jadi mereka yang berhak memberi SP,” Paparnya ketika diawancarai Cakrawala, Rabu (28/8).
.
SP 1 tersebut berisi, jika Dema-I harus segera melakukan kegitan program kerja yang belum terlaksana selambat lambatnya sepuluh hari setelah SP satu di keluarkan. “SP 1 masih belum relevan, karena Dema akan diberikan SP 1 apabila dalam jangka waktu 10 hari tidak melakukan kegitan. Tapi, kita sudah tabayyun dengan mereka (SEMA). Panitia Sore Akrab (So’krab) memberi jeda dua hari kepada mahasiswa baru setelah PBAK, daripada mereka sakit saat kuliah nanti,” ungkap Mustofa. .
Dirinya juga menambahkan jika kegiatan Dema tak sedikit. Banyak agenda yang sudah dilakukan mereka. Terutama perihal UKK UKM. “Sebenarnya banyak kerjaan kita sudah, cuman tidak di ekspos saja sama kami,” ucap Mustofa.
.
Mustofa menerima terbitnya SP 1 tersebut karena sudah sering terjadi di organisasi. Kedepannya, dirinya tak tinggal diam jika terjadi SP 2. “Kita harus sportif dan berlaku adil, jangan sampai kalau ada masalah pribadi dibawa ke organisasi,” tutupnya. (zwr/koc)