Januari 18, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

IMFEST 7 Arungi Gaya Klasik Modern, Ciptakan Panggung Berkualitas 

Samarinda, LPM Cakrawala – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Musik (SENMU) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda sukses menggelar IMFEST 7 mulai (05/12) hingga (06/12). Festival ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas. Festival ini juga menghadirkan kolaborasi lintas UKM, penampilan band, serta talent akustik.

Adwid Shadid Qul’anam, ketua panitia, mengungkapkan bahwa IMFEST 7 digelar karena masih banyak mahasiswa dan masyarakat yang belum sepenuhnya mengetahui dan menghargai seni, khususnya seni musik. “Tujuan kami mengadakan IMFEST 7 adalah untuk membangkitkan semangat pemuda dan pemudi di bidang seni, sekaligus mengedukasi agar lebih menghargai dan mengapresiasi seni, terutama seni musik,” ujarnya.

Tema “Groovyval” yang diusung tahun ini merupakan singkatan dari Groovy Retro Revival, yang memadukan nuansa retro modern dan retro nostalgia. “Konsep ini menghadirkan perpaduan klasik dan modern sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung,” tambah Adwid.

IMFEST 7 juga menjadi wadah bagi mahasiswa UINSI untuk mengembangkan bakat dan skill mereka di bidang seni. Sekitar 40 peserta terlibat, yang terdiri dari 24 Talent dan sisanya berasal dari kolaborasi berbagai UKM seni kampus.

Persiapan acara dimulai sejak akhir Oktober hingga awal Desember. Meski menghadapi berbagai kendala, mulai dari cuaca hujan pada hari pertama hingga keterbatasan dana, semangat panitia, peserta, dan penonton tetap tinggi. “Banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama memaksimalkan dana karena panggung dan perlengkapan cukup menguras biaya. Namun, alhamdulillah dengan segala keterbatasan, kami bisa menjalankan IMFEST 7 ini dengan meriah,” ujar Adwid.

Salwa Khairina, salah satu pengunjung, menilai acara tahun ini berbeda dan menarik. “IMFEST 7 seru banget, ada teater, musik, dan kolaborasi lintas UKM yang membuat acaranya variatif. Meski sempat hujan, suasananya tetap nyaman dan menyenangkan,” ujarnya.

Hadirnya penampilan spesieal Teater Iqra’ yang bertajuk “JAWABAN” menjadi momen paling berkesan, dengan cerita mendalam, ekspresi aktor, serta tata cahaya dan musik yang membawa penonton terbawa suasana.

Riffly, salah satu peserta Talent Akustik, mengatakan bahwa meskipun latihan hanya dilakukan dua kali sebelum tampil, pengalaman di atas panggung sangat berkesan. “Interaksi penonton keren banget, semua penampilannya juga seru. Semoga IMFEST tetap diadakan tiap tahun dan bisa menghadirkan artis-artis besar lainnya,” ujarnya.

Ketua Umum UKM SENMU, Muhammad Ferdi, menekankan pentingnya IMFEST sebagai agenda besar UKM. “IMFEST sudah berlangsung untuk ketujuh kalinya dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan hobi mereka. Harapannya, ke depan IMFEST bisa lebih ramai, lebih besar, dan lebih berwarna,” jelasnya.

IMFEST 7 dengan tema “Groovyval” berhasil memadukan nuansa klasik dan modern, menjadi catatan penting bagi UKM SENMU sebagai bentuk apresiasi terhadap seni, kreativitas, dan kolaborasi seluruh elemen mahasiswa, sekaligus memperkuat eksistensi festival seni ini sebagai acara tahunan yang dinantikan.

(Elf, Nby) / (Cmt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *