Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Festival Intelektual PIAUD 2025: Wadah Ekspresi dan Kreativitas Anak Usia Dini

Samarinda, LPM Cakrawala – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sukses menyelenggarakan Festival Intelektual pada Sabtu (08/11) di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

Mengusung tema “Ekspresikan Kreativitasmu, Tumbuhkan Intelektualitas Sejak Dini”, kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak usia dini untuk menampilkan kreativitas serta mengasah kemampuan berpikir melalui berbagai perlombaan edukatif.

Festival ini diikuti oleh sekitar 75 peserta dari berbagai lembaga, mulai dari TK hingga RA. Kegiatan ini terbagi menjadi empat cabang lomba, yakni alat permainan edukatif (APE), mewarnai, mendongeng, dan tari kreasi.

Ketua panitia, Abdullah Gufron, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan selama satu bulan oleh 44 panitia. Ia menuturkan bahwa meskipun terdapat beberapa perubahan teknis di lapangan, acara tetap berjalan lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan sesuai rencana. Peserta tahun ini juga lebih banyak dari tahun sebelumnya. Melalui festival ini kami ingin mengapresiasi kreativitas anak-anak usia dini, karena perkembangan di masa itu sangat berpengaruh bagi masa depan mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMPS PIAUD, Juhairiyah, menjelaskan bahwa festival intelektual 2025 telah menginjak tahun ke empat pelaksanaan. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang bagi anak usia dini untuk berkreasi, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari anak-anak, tetapi juga melibatkan guru serta siswa SMA/SMK dalam kategori tertentu.

“Festival intelektual PIAUD ini kami adakan setiap tahun sebagai wadah bagi anak usia dini untuk berkreasi dan menumbuhkan semangat belajarnya. Tidak hanya untuk anak-anak, kami juga membuka kesempatan bagi para guru, mahasiswa, dan siswa SMA/SMK untuk ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Juhairiyah mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pendanaan dan kondisi peserta yang masih anak-anak. Namun, dukungan dari berbagai pihak membuat kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Kalau tantangan utama tentu dari segi dana, tapi Alhamdulillah kami terbantu dengan adanya sponsorship, seperti dari Suma yang membantu perlengkapan dan media lomba mewarnai. Tantangan lain, karena peserta dominan anak-anak, jadi kami harus menyesuaikan kondisi dan mood mereka saat perlombaan,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pihak fakultas, jurusan, dan dosen PIAUD yang turut membantu penyediaan tempat serta dana kegiatan.

“Kami bersyukur karena pihak fakulltas menyediakan tempat dan juga bantuan dana. Jurusan Madrasah serta dosen-dosen PIAUD juga banyak membantu, jadi kegiatan ini berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Acara turut dihadiri oleh Dekan FTIK, dosen-dosen PIAUD, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan kampus. Dalam sambutannya, Muchammad Eka Mahmud selaku Dekan FTIK menyampaikan apresiasi dan motivasi bagi para pendidik serta peserta didik.

“Anak-anak usia dini adalah investasi masa depan. Maka kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan agar mereka tumbuh dengan rasa percaya diri dan cinta belajar,”

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa, pendidik, dan masyarakat dalam menumbuhkan semangat belajar sejak dini, serta menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia.

(Elf, Dns) / (Cmt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *