HMPS MPI UINSI Samarinda Gelar Seminar dan Meet & Greet Guna Pererat Silaturahmi
Samarinda, LPM Cakrawala– Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (HMPS MPI) UINSI Samarinda sukses menyelenggarakan dua acara penting sekaligus, yakni Seminar Pendidikan bertemakan “Darurat Generasi: Refleksi Dunia Pendidikan, Pergaulan Bebas, dan Pelecehan Seksual di Kalangan Pelajar” serta acara Meet & Greet bertajuk “MPI Bersatu: Kenal Lebih Dekat Tumbuh Lebih Erat”. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium 22 Dzulhijjah UINSI Samarinda, pada Sabtu (27/09).
Seminar Darurat Generasi menghadirkan dua narasumber berkompeten, Moh. Yusrul Hana selaku Anggota DPRD Kota Samarinda, dan Dardanella Yama Sartika, Ketua Tim Kerja Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan. Keduanya memaparkan urgensi penanganan isu-isu krusial yang mengancam masa depan generasi muda.
Tema seminar ini diangkat sebagai respons atas keprihatinan HMPS MPI terhadap kondisi generasi muda saat ini yang menghadapi berbagai tantangan moral dan dampak negatif teknologi.
Ketua Umum HMPS MPI, Fitrih Aulia Salam, menjelaskan peran vital organisasinya dalam menyukseskan acara ini. “HMPS di sini tentu sebagai motor penggerak, mulai dari merancang konsep, koordinasi sama pemateri, sampai ngurus teknis acara,” ujarnya. Ia menegaskan posisi HMPS sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan bagi mahasiswa MPI. Ia juga menambahkan bahwa kunci keberhasilan acara terletak pada kekompakan panitia, dukungan semua pihak, dan antusiasme mahasiswa.
Senada dengan itu, Ketua Panitia acara, Ainur Zulaichol Arifah, mengungkapkan latar belakang pemilihan tema seminar. “HMPS MPI merasa prihatin dengan kondisi generasi muda saat ini yang menghadapi banyak tantangan, seperti krisis moral, pengaruh negatif teknologi, hingga kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter,” jelasnya, seraya berharap seminar ini menjadi wadah diskusi dan solusi bersama. Berbagai persiapan matang telah dilakukan, mulai dari penyusunan konsep hingga penanganan tantangan seperti keterbatasan waktu dan dana, yang diatasi dengan koordinasi intensif dan kerja sama tim.
Selain seminar, acara Meet & Greet “MPI Bersatu” menjadi ajang kebersamaan yang hangat. Acara ini dirancang untuk memungkinkan mahasiswa saling mengenal lebih dekat, berbagi pengalaman, dan memperkuat ikatan kekeluargaan antara mahasiswa manajemen pendidikan.
Marisa Rahmawati, seorang mahasiswa MPI semester 5 yang menjadi salah satu peserta menyampaikan kesan positifnya terhadap acara meriah yang diadakan di hari Sabtu lalu. “Menurut saya, acara ini sangat bermanfaat sekaligus menyenangkan. Seminar memberi pengetahuan baru, sementara meet & greet memberi kesempatan untuk berkumpul, menjalin silaturahmi, dan bersenang-senang bersama seluruh mahasiswa MPI lintas semester,” tuturnya. Ia merasa mendapatkan wawasan baru tentang tantangan pendidikan serta isu pergaulan bebas dan pelecehan seksual, sekaligus merasakan kebersamaan antar angkatan.
Dengan suksesnya kedua acara ini, HMPS MPI UINSI Samarinda berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing, serta memperkuat solidaritas di antara mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam.
(Amr) / (Cmt)