Dema UINSI Ungkap Strategi Menemukan Passion Menulis Melalui Seminar Pendidikan
Samarinda, LPM Cakrawala – Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) telah sukses langsungkan Seminar Pendidikan bertemakan ‘Menulis Ilmiah itu Mudah: Strategi Menemukan Passion dalam Menulis Karya Ilmiah’ bersama Septian Aristya dan Muhammad Fajri selaku dosen UINSI sebagai pemateri utama pada Minggu (21/09) lalu di Aula Rektorat Lantai 3.
Seminar Pendidikan ini merupakan program yang berkolaborasi dengan Komunitas Muda Meneliti yang dibuat oleh Septian Aristya. Kali ini, Seminar tak hanya membahas tata cara menulis karya tulis dengan benar— namun juga memberikan audiens tips-tips menarik agar dapat lihai dalam menulis.

Ketua Komunitas Muda Meneliti, Bondan Tri Atmaja, dalam wawancaranya menyebutkan bahwa Komunitas Muda Meneliti merupakan komunitas berdampak melalui jalur intelektual. “Kami adalah wadah menulis karya tulis ilmiah, terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar bersama. Kami akan selalu mengajak kalangan mahasiswa untuk mengingat kembali ‘fitrah’ mahasiswa sebagai orang berdampak,” jelasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Bondan juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Komunitas Muda Meneliti juha akan mengadakan latihan mendalam mengenai penulisan karya ilmiah. “Kami akan memulai pelatihan intensif dalam mengidentifikasi masalah hingga pencapaian konklusi penelitian,” ungkap Bondan.
Sementara itu, Hanif Ansyari selaku Wakil Ketua Dema UINSI merasa bersyukur dalam sambutannya, sebab masih banyak mahasiswa yang memiliki antusiasme untuk mencari ilmu karya tulis ilmiah meskipun di hari libur. “Niat kawan-kawan disini adalah mencari ilmu, Dema UINSI dan Komunitas Muda Meneliti siap memberikan fasilitas ilmu kepada para peserta,” ujar Hanif.
“Kita bingung mau menulis dari mana, judulnya apa, rancangannya bagaimana, datanya apa. Kita akan mengulik semua hal yang membingungkan itu disini bersama para pemateri,” tambah Hanif. Ia juga menegaskan bahwa pemahaman mengenai Karya Tulis Ilmiah merupakan hal mendasar yang harus dipahami oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa baru.
“Semoga setelah dari sini, teman-teman bisa menemukan passionnya dan kebingungan akan menulis Karya Tulis Ilmiah dapat terselesaikan dengan tuntas bersama Pak Septian dan Pak Fajri,” tutup Hanif.

Karya Tulis Ilmiah adalah topik yang sedang ramai diperbincangkan oleh mahasiswa di berbagai fakultas, khususnya UINSI. Seminar ini menjadi awalan dalam membentuk karakter mahasiswa dalam pengembangan teknologi melalui karya ilmiah.
(Cmt) / (Cmt)