Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

LP2M UINSI PERLUAS TITIK LOKASI SERTA SIAPKAN TEMA BARU KKN

Samarinda, LPM Cakrawala- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UINSI Samarinda telah melakukan persiapan menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II tahun 2024 yang berlangsung pada 24 juni – 5 Agustus 2024 mendatang. Disampaikan oleh Bambang Iswanto selaku Ketua LP2M melalui wawancara langsung pada Kamis (16/5) bahwasannya titik lokasi persebaran peserta KKN diperluas dan mewajibkan penerapan tema baru.

Bambang Iswanto menjelaskan semuanya masih dalam proses, namun untuk saat ini, LP2M mengaku sudah melakukan persiapan sejak akhir tahun 2023. Berkoordinasi dengan pimpinan daerah dan pimpinan fakultas, survei di 7 Kabupaten/Kota yang nantinya akan dijadikan lokasi KKN hingga pengumpulan data peserta tiap fakultas.

“Tahun ini ada sedikit perubahan, jika tahun lalu alokasi titik poskonya sedikit, tahun ini rencananya akan kami bagi ke 147 titik. Kami masih dalam tahap koordinasi dengan pimpinan daerah, karena berdasarkan evaluasi KKN tahun lalu banyak yang menumpuk sehingga perannya tumpang tindih,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan akan menambah satu tema wajib bagi peserta KKN, yakni sosialisasi sertifikat halal. Sebenarnya hal ini menjadi program nasional dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, namun LP2M berharap adanya partisipasi mahasiswa untuk memberikan dukungan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

“Kewajiban sertifikat halal akan diberlakukan mulai 18 Oktober 2024 sehingga diperlukan peran mahasiswa dalam mensosialisasikan dan mengajak pelaku usaha yang tinggal di pelosok,” ungkapnya.

Bambang Iswanto berharap agar KKN Gelombang II tahun 2024 dapat berjalan sesuai dengan petunjuk teknis. Mahasiswa harus melek informasi, menyiapkan seluruh syarat pendaftaran dan bekal untuk pelaksanaan KKN.

“Sistem pendaftaran KKN online, jadi mahasiswa harus betul-betul memperhatikan timeline nya dan mempersiapkan bekal yang cukup sehingga nantinya dapat terlaksana dengan lancar serta berdampak pada kehidupan masyarakat” tutupnya.

(Yra, Enz, Atj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *