Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Dinamika Agenda Pemira dan Paslon Tunggal Dema Fakultas Syariah UINSI Samarinda

Samarinda, LPM Cakrawala – Pemilihan Raya (Pemira) Mahasiswa Tahun 2024 akan kembali bergulir di Kampus Hijau Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda pada Rabu, (21/02). Pemira merupakan salah satu agenda rutin setiap tahun guna memilih jajaran pimpinan Organisasi Mahasiswa meliputi Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS).

Fakultas Syariah menjadi satu-satunya fakultas di UINSI Samarinda yang menyelenggarakan rangkaian agenda Pemira secara offline tanpa terkecuali. Hal demikian dibuktikan dengan berlangsungnya agenda Debat Kandidat Pasangan Calon (Paslon) Ketua-Wakil Ketua Organisasi Mahasiswa di Aula Fakultas Syariah pada Jum’at, (16/02). Agenda tersebut dibuka secara resmi oleh Dr. H. Ashar, S.H.I, M.H.I selaku Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah dan dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib debat, penyampaian visi-misi, pembacaan mosi debat, hingga sesi tanya-jawab oleh para panelis dan audiens. Rangkaian tersebut sempat diwarnai dengan beberapa persoalan yang dihadapi pihak Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Fakultas (KPUM-F).

Persoalan yang dirasakan oleh pihak penyelenggara adalah keterbatasan anggaran hingga kurangnya partisipasi pencalonan kandidat Ketua-Wakil Ketua Dema Fakultas Syariah.

“Pemira Fakultas tahun ini kami laksanakan sesuai timeline waktu yang ada tanpa diundur atau tertunda. Adapun pelaksanaan debat kali ini memang sebelumnya kami opsikan secara online. Namun, karena mempertimbangkan kelancaran dan kesepakatan teman-teman KPUM-F agar bisa direalisasikan secara offline, alhamdulillah bisa kami upayakan” Ucap Rahman selaku Anggota KPUM Fakultas Syariah.I

a juga menuturkan bahwa anggaran pelaksanaan debat kandidat tahun ini diupayakan melalui biaya pribadi masing-masing anggota KPUM-F guna melancarkan rangkaian agenda Pemira. Di sisi lain, Rahman menanggapi pula terkait adanya Paslon tunggal Calon Ketua-Wakil Ketua Dema Fakultas Syariah yang minim partisipasi dari mahasiswa lain.

“Sebelumnya saya sangat menyayangkan hanya satu Paslon yang mencalonkan diri sebagai kandidat pemimpin Dema Fakultas Syariah. Kami tidak mengetahui alasan khusus hal tersebut bisa terjadi, karena kami juga lihat minat dan partisipasi dari mahasiswa lainnya sangat minim untuk mencalonkan diri menjadi Ketua-Wakil Ketua Dema Fakultas Syariah. Mungkin saja terkendala cacat administrasi dan persyaratan lainnya,” tambahnya.

Zefin Irza Romandika, selaku Calon Wakil Ketua Dema Fakultas Syariah Periode 2024-2025 turut menyampaikan tanggapan terkait rangkaian agenda Pemira tahun ini sekaligus Paslon tunggal yang sedang dirasakannya. Ia menyampaikan bahwa ada rasa yakin dan percaya diri atas posisi dirinya bersama rekannya sebagai Paslon tunggal di ajang Pesta Demokrasi Kampus tahun ini.

“Saya sangat siap dan yakin melalui visi-misi dan gagasan yang telah kami paparkan pada saat debat tadi, kami dapat memenangkan Pemira tahun ini. Terkait rencana pelaksanaan debat sebelumnya yang diadakan secara online, justru kami lebih menyiapkan bahan untuk dilaksanakan secara offline, yang pasti agar lebih efektif dan mempermudah penyampaian gagasan. Kami mengakui cukup senang karena posisi Paslon kami di Pemira Fakultas Syariah adalah tunggal. Namun, kami juga menyayangkan tidak ada kandidat lain yang ingin maju dan berkompetisi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan harapan Pemira Fakultas maupun Universitas di tahun ini bisa berlangsung lancar dan riang gembira.

(Ham, Mha)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *