Antusiasme Tinggi! Dema FTIK Sukses Gelar FTIK Competition 2023
Samarinda, LPM Cakrawala – FTIK Competition 2023 resmi berakhir pada Sabtu, (18/11), dengan pengumuman 6 Duta dan acara Talkshow Kepemudaan yang digelar di Gedung Auditorium 22 Dzulhijjah UINSI Samarinda.
Alisa Nurhasanah, Ketua Dema FTIK, menyampaikan bahwa FTIK Competition merupakan acara besar Dema FTIK yang kedua dan terakhir dalam tahun ini.
“FTIK Competition, agenda tahunan Dema FTIK, merupakan acara besar kedua setelah PBAK dan kegiatan terakhir di masa kepengurusan saya,” ungkapnya.
Talkshow bertemakan “Membentuk Pemuda Berprestasi Kota Samarinda Menuju Indonesia Emas 2045” menghadirkan Muslimin dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Samarinda, Eka Machmud selaku Dekan FTIK UINSI Samarinda, dan Syifa Hadjati selaku Ketua Dema-U sebagai pemateri.
Dalam sambutannya, Eka mengucapkan terima kasih kepada panitia dan juri yang telah mensukseskan acara ini, serta menyatakan harapannya agar kegiatan semacam ini terus berlanjut di masa mendatang.
“Acara ini ingin memberikan ide pencerahan tentang bagaimana membangun pemuda Indonesia atau mahasiswa untuk berkompetisi,” ucapnya.
Syifa Hadjati, Ketua Dema-U, menyoroti potensi mahasiswa yang kurang tergali dan mengajak mereka untuk mempromosikan UINSI.
“Dari lirik ‘Kembangkan ilmu seni budaya, Islam nan unggul, akhlak mulia’ dalam lagu mars UINSI, tergambar potensi besar mahasiswa UINSI yang seringkali tidak disadari. Kita memiliki banyak kesempatan untuk meningkatkan SDM dan mempromosikan UINSI. Ini adalah tugas bersama lembaga dan mahasiswa,” ujarnya.
Fikri Assalam mengungkapkan rasa syukurnya karena terpilih sebagai Duta FTIK 2023.
“Alhamdulillah, terpilih sebagai Duta FTIK 2023. Saya merasa memiliki tanggung jawab besar untuk FTIK selama satu periode ke depan,” ungkapnya.
Miranda, Ketua Panitia, menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung sukses selama delapan hari sejak tanggal (10/11) dengan menghadirkan 10 lomba.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Tantangan utama kami adalah kurangnya peserta di awal acara. Kami Tetap semangat, kami bisa lebih baik lagi. Karena Acara ini menjadi platform untuk menunjukkan talenta mahasiswa,” tutupnya.