Januari 19, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Persiapkan Calon Pendidik Inspiratif di Era Society 5.0, HMPS PAI UINSI Gelar Seminar Pendidikan

Samarinda, LPM Cakrawala – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) menyelenggarakan Seminar Pendidikan di Aula FTIK UINSI pada, Sabtu, (10/6).

Seminar pendidikan ini merupakan program kerja ke-8 HMPS PAI dengan tema “Mempersiapkan Calon Pendidik yang Inspiratif, Produktif, dan Inovatif di Era Society 5.0″. Dua pemateri akan dihadirkan, yaitu M. Fikri Al-Hafidh sebagai Deklarasi Tingkat Tinggi Indonesia-India 2023, dan Syafruddin sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Selain dihadiri oleh mahasiswa UINSI, seminar ini juga melibatkan Organisasi Pemuda di Samarinda, termasuk dari Universitas Mulawarman dan Widyagama.

Riki Hidayat, selaku ketua panitia, menjelaskan alasan di balik pemilihan tema tersebut, yaitu bahwa Era Society 5.0 merupakan visi terdepan dalam perkembangan teknologi, sehingga persiapan yang matang sangatlah penting.

Era society 5.0 adalah era dalam perkembangan teknologi, sehingga persiapan sangatlah dibutuhkan dalam menghadapi era tersebut,” ungkapnya.

Andrian Saputra selaku ketua umum HMPS PAI juga mengatakan bahwa belajar bukan hanya sekedar melalui Artificial Intelligence (AI) namun juga membutuhkan sosok manusia sebagai contoh nyata untuk mengasah kecerdasan emosional, spritual, dan bukan hanya intelektual saja.

“Ketika kita mengharamkan pendidikan jarak jauh, mungkin secara Intelektual kita dapat, namun secara teori Intelektual, (AI) dan google itu lebih baik daripada manusia, karena manusia memilki keterbatasan pikirannya, namun manusia juga akan lebih baik daripada (AI) jika memiliki kecerdasan emosional dan spiritualnya,” ujarnya.

Selain itu Rega Armella selaku koordinator PAI mengatakan di Era Society 5.0, dalam pendidikan yang sebelumnya Era Revolusi Industri 4.0 menghasilkan 4C yaitu; Critical thinking (berpikir kritis), Collaboration (kolaborasi), Communication (komunikasi), dan Creativity (kreativitas).

Rega juga menjelaskan bahwa pendidikan harus dipersiapkan sejak saat ini karena memiliki peran penting sebagai bekal untuk menghadapi masa depan. Menurutnya, pendidikan menjadi landasan untuk mempersiapkan kebutuhan yang akan dihadapi di masa depan. Ia juga menyarankan untuk bergabung dalam organisasi dengan tujuan mengembangkan diri.

“Pendidikan itu disiapkan dari sekarang, karena pendidikan merupakan sebuah bekal bagi diri kita untuk mempersiapkan apa yang dibutuhkan dimasa depan nanti, dan ikutlah organisasi dengan niat untuk mengembangkan diri,” tutupnya.

(Nty/Atj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *