Muhammad Nasir: Perkuliahan Pasti Offline

Samarinda, LPM Cakrawala– Sistem perkuliahan yang kembali online dari tanggal 22 Februari sampai 7 Maret, kini diperpanjang lagi hingga 14 Maret, sesuai dengan Surat Edaran nomor B-1607 /Un.21/R/KP.01.1/03/2022 tentang perubahan kedua sistem perkuliahan dan layanan administrasi akademik semester genap.
Pihak UINSI yang awalnya yakin terhadap sistem perkuliahan secara full offline di semester genap ini, kembali mengadakan perkuliahan online karena ada mahasiswa dan dosen yang positif covid/sakit saat perkuliahan dilaksanakan offline. Wakil Rektor I, Muhammad Nasir membenarkan kabar bahwa memang ada yang terpapar virus. “Perkuliahan kembali online karena kami mendapat laporan adanya mahasiswa serta dosen yang positif covid sehingga kami memutuskan untuk kembali online lagi,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tanggal 14 Maret nanti perkuliahan pasti akan kembali offline dan tidak ada lagi surat edaran terkait perkuliahan yang dikeluarkan, perkuliahan offline dilaksanakan dengan kebijakan sistem kuliah yang dilakukan tergantung kondisi di lapangan serta waktu mengajar selama 50 menit untuk 1 sks. “Perkuliahan pasti diadakan offline dengan kebijakan jika ada dosen yang sakit maka diperbolehkan mengajar secara online, begitu juga dengan mahasiswa yang sakit baiknya izin untuk tidak datang ke kampus dulu,” ungkapnya. Kebijakan tersebut akan diterapkan saat offline nanti dengan harapan mengurangi kemungkinan-kemungkinan yang datang dari luar kampus.
Muhammad Nasir juga menyampaikan harapan nya untuk para mahasiswa dan dosen selama melaksanakan perkuliahan offline. “Sebelumnya saya melihat saat PTMT kemarin, masih banyak mahasiswa yang tidak memakai masker saat di kelas dan masih berkerumun, jadi saya harap semuanya tetap patuhi protokol kesehatan dan untuk seluruh dosen lebih diperhatikan serta diingatkan lagi mahasiswanya untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” harapnya. (nba/yya)