Januari 19, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

UINSI Resmi Laksanakan Perkuliahan Tatap Muka



Samarinda, LPM Cakrawala – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda mulai melaksanakan perkuliahan tatap muka (PTM) dengan terbatas pada Senin, (01/11). Rektor UINSI Samarinda Prof. Dr. Mukhamad Ilyasin, M.Pd beserta Wakil Rektor I,II, dan III sambut langsung mahasiswa di hari pertama PTM.

Setelah melakukan perkuliahan secara daring selama 2 semester, akhirnya UIN Sultan Aji Muhammad Idris resmi kembali melakukan perkuliahan secara offline dengan membatasi jumlah mahasiswa di kelas. Mengikuti aturan-aturan PTM terbatas, seluruh Mahasiswa dan sivitas akademika mempersiapkan segala yang diperlukan saat PTM ini.

Muhammad Nasir selaku wakil rektor 1 bidang akademik mengatakan PTM terbatas berjalan lancar dengan suasana yang menyenangkan. Menurutnya, dengan dilaksanakannya perkuliahan tatap muka ini akan membawa suasana yang jauh berbeda, lebih bersemangat, dan efektif, serta beliau mengatakan selama menyiapkan PTM tidak terdapat kendala yang berarti. “Tidak ada kendala yang signifikan sampai saat ini, karena kami telah mempersiapkan semuanya. Sebelum PTM terbatas digelar, seluruh aktivitas di kampus sudah diarahkan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti cek suhu dan lain sebagainya. Hanya saja mungkin kendalanya karena terbatasnya jumlah mahasiswa yang mengikuti PTM sehingga beberapa mahasiswa masih kuliah secara online dan itu membuat fokus dosen jadi terbagi,” ujarnya.

Nurfadilla, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Semester III, merasa sangat antusias menjalani perkuliahan tatap muka karena menurutnya materi-materi dari dosen terasa lebih mudah dipahami, serta suasana selama pembelajaran jadi lebih kondusif dan menyenangkan, “Perbedaannya terlihat banget ya, diskusi sesama teman dan dosen jadi lebih hidup. Meski awalnya canggung ketemu teman-teman pertama kali setelah sekian lama.” Jelasnya.

Selain dilaksanakannya PTM, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda akan menggelar wisuda secara offline. Muhammad Nasir, wakil rektor 1 juga mengungkapkan harapannya agar kasus covid mengalami penurunan sehingga segala aktivitas benar-benar pulih seratus persen dan perkuliahan dapat dilaksanakan secara offline seterusnya, “Semoga kasus covid terus menurun, sehingga perkuliahan terasa lebih hidup seperti saat sebelum covid.” tutupnya (Dms/Nbt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *