Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Akhiri Penantian Panjang, UINSI Samarinda Segera Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Samarinda, LPM Cakrawala- Terbitnya surat edaran nomor: B-4530/In.18/PP.00.9/10/2021 tentang ketentuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi titik terang pelaksanaan PTM yang akan dimulai 1 November mendatang di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.

PTM yang diselenggarakan oleh UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda akan dilaksanakan di dua lokasi yaitu kampus 1 dan kampus 2 dengan berbagai ketentuan yang telah ditetapkan. Salah satu persyaratan untuk dapat mengikuti PTM adalah telah melakukan vaksinasi dan dibuktikan dengan sertifikat vaksin.

Sementara waktu, PTM untuk program sarjana hanya berlaku bagi mahasiswa semester I, III, dan V. Sedangkan, Progam pascarjana, Program Magister dan Program Doktor dilaksanakan secara full offline kecuali bagi dosen pengampu mata kuliah yang berasal dari luar Samarinda. Alokasi waktu perkuliahan yang telah ditentukan paling lama 60 menit atau 1 jam bagi mata kuliah dengan 2 SKS, dan 90 menit atau 1 jam dan 30 menit bagi mata kuliah dengan 3 SKS. Adapun Mahasiswa yang berasal dari luar Samarinda dapat memilih pembelajaran online dari rumah jika belum mendapatkan izin dari orang tua.

Muhammad Nasir selaku Wakil Rektor I bidang akademik menjelaskan bahwa sejauh ini dari pihak kampus terus melakukan persiapan demi persiapan, terkhusus untuk Protokol Kesehatan sesuai dengan peraturan Satgas Covid-19, “Persiapannya dari protokol kesehatan sudah disiapkan seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, dan kelas-kelasnya sudah diatur maksimal 50% dari kapasitas kelasnya, dan poster berisi himbauan-himbauan untuk menjaga kesehatan, serta saat ini masih dalam tahap proses untuk menyiapkan kantinnya,” Ungkapnya.

Siti Aulia Nurjannah selaku mahasiswa program studi Perbankan Syariah, Semester 5 berharap Pembelajaran Tatap Muka ini bisa terlaksana dengan maksimal, “Harapannya semoga dengan adanya PTM ini pembelajaran bisa lebih Maksimal, karena saat perkuliahan online kadang kita terkendala jaringan, dan mengakibatkan perkuliahan jadi terhambat,” Ujarnya (13/10). (Atj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *