Januari 17, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Rencana Gelar Perkuliahan Tatap Muka, UINSI Samarinda Tunggu Persetujuan Satgas Covid-19

Samarinda, LPM Cakrawala- Wakil Rektor 1 bidang akademik Universitas Negeri Islam Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kirimi surat kepada Satuan tugas Covid-19 pada kamis (9/9). Hal ini dilakukan agar perkuliahan segera dilaksanakan secara tatap muka.

Surat edaran Kementerian Agama Nomor B-2721.1/ DJ.I/PP. 00.9/08/2021 sebelumya telah menjelaskan mekanisme dan ketentuan penyelenggaraan perkuliahan Perguruan Tinggi Islam pada masa PPKM. Isi surat menyebutkan perkuliahan tatap muka terbatas dilaksanakan hanya untuk semester 1,3, dan mahasiswa yang sedang melaksanakan praktikum yang tidak memungkinkan untuk daring. Jumlah mahasiswa dalam perkuliahan tatap muka terbatas disesuaikan dengan level PPKM masing-masing wilayah, level 1 dan 2 diikuti paling banyak 50% dari jumlah mahasiswa, dan level 3 dan 4 hanya boleh diikuti sebanyak 25% dari jumlah mahasiswa. Samarinda dan sekitarnya sendiri menepati PPKM level 3 dan 4 saat ini.

Oleh karenanya, Wakil Rektor 1 bidang akademik, Muhammad Nasir meminta izin rekomendasi Satgas covid-19 Kota Samarinda, agar perkuliahan tatap muka terbatas dapat segera dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang,“Kita akan tanyakan dan kejar terus, biar ada jawaban dari Satgas covid-19“, Ujarnya via Whatsapp. Sembari menunggu jawaban surat yang telah dilayangkan, saat ini dirinya tengah mempersiapkan ketentuan yang akan digunakan nantinya. Penjelasan mengenai 25% Mahasiswa yang dipilih adalah mahasiwa yang telah melaksanakan vaksin dan yang telah mendapatkan izin dari orang tua, “Nantilah kita sampaikan hasilnya kembali, bila sudah ada jawaban dari satgas, takutnya nanti tiba-tiba ada kenaikan jika kita sampaikan apa saja sekarang “, Ungkapnya.

Fazillah Nur mahasiswa semester 3 juga memberikan tanggapannya yang merasa setuju diadakannya perkuliahan tatap muka di bulan Oktober mendatang, “Saya pribadi sangat setuju, karena ketika kuliah online saya merasa banyak kemunduran pada diri saya baik pengetahuan ataupun relasi”, Ujarnya.(Bcl/Nnm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *