Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

[Resensi Film]
Identitas film :
Judul : Hope
Sutradara : Lee Joon-Ik
Penulis : Joo Joong Hoon,KimJi Hye
Pemeran : Sol Kyung Gu, Uhm Ji Won, Lee Re
Tanggal rilis : 2 Oktober 2013
Negara : Korea Selatan
Durasi : 122 menit

Film berjudul hope yang disutradarai Lee Joon-Ik ini diangkat dari kisah nyata seorang gadis kecil yang mengalami pelecehan seksual dan trauma berat. Film ini dirilis pada tahun 2013 dengan genre keluarga yang memiliki makna dan pesan di dalamnya, sehingga mampu membuat film ini menarik jutaan penonton dan menjadi film yang sangat terkenal serta memenangkan banyak penghargaan seperti 7 trofi dan masuk 13 nominasi ajang penghargaan film. Salah satunya tercatat sebagai film terbaik dalam ajang penghargaan Blue Dragon Film Awards ke-34.
Film ini dibuka dengan menampilkan sebuah keluarga yang kurang harmonis. Ayah dan ibunya sibuk berkerja setiap hari, sehingga Im So Won (Lee Ra) menjadi anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya. Suatu hari saat sedang hujan deras So Won yang terbiasa berangkat sekolah sendiri pada hari itu bertemu dengan seorang lelaki dewasa yang melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik kepadanya di sebuah toilet umum. Kejadian tersebut hampir merenggut nyawa anak umur So Won yang masih berumur 8 tahun, karena kejadian itu dia mengalami cacat permanen akibat operasi pengangkatan anus dan usus besarnya.
So Won mengalami trauma berat yang menyerang psikisnya karena kejadian tersebut, So Won jadi takut terhadap lelaki dewasa dan bahkan menolak bertemu sang ayah. So Won pun tidak mau berbicara dengan sekitarnya dan tidak memiliki keberanian untuk kembali bersekolah karena malu dengan teman-temannya. Tetapi, berkat bantuan dari seorang psikiater yang selalu bersamanya, So Won mulai terbuka dan berbicara lagi dengan orang sekitarnya serta ingin kembali bersekolah lagi.
Ayah So Won, Dong Hoon (Sol Kyung Gu) menyadari dan merasa menyesal karena selama ini ia kurang perhatian terhadap anaknya. Dong Hoon melakukan berbagai cara agar bisa dekat dengan anaknya, salah satunya dengan mengenakan kostum kokomong (sebuah tokoh serial kartun favorite So Won). Setiap hari Dong Hoon selalu mengenakan kostum tersebut dan menemani anaknya ketika berangkat sekolah. Bahkan ia sampai meminta pihak sekolah agar So Won dijauhkan dari guru laki-laki karena khawatir terjadi sesuatu yang tak diinginkan.
Dong Hoon dan ibu So Won, Mi Hee (Uhm Ji Won) tidak tinggal diam atas kejadian yang menimpa anak mereka, mereka menuntut keadilan dengan membawa kasus ini ke meja hijau. Hidup mereka berantakan dan juga keadaan ekonomi mereka yang makin memburuk, tetapi untuk So Won mereka harus tegar menghadapi semuanya. Akhirnya hakim memutuskan pelaku dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena pelaku mengaku kejadian tersebut terjadi saat pelaku mabuk dan tak sadarkan diri. Kedua orang tua So Won dan juga orang-orang yang menghadiri pengadilan tersebut merasa keberatan hingga sang ayah berniat memukul pelaku tersebut, namun So Won menghentikan ayahnya. Film ditutup dengan scene dimana So Won berkunjung ke rumah sakit bersama keluarga dan psikiaternya untuk mengunjungi adik nya yang baru lahir.
Para pemain dalam film ini mampu memerankan perannya dengan sangat baik sehingga menguras emosi dan membuat kita terbawa ke dalam alur cerita. Namun, meskipun bertemakan keluarga, ada beberapa scene dalam film menampilkan hasil kekerasan yang tidak layak ditonton oleh anak di bawah umur dan pada akhir cerita tidak digambarkan apa yang terjadi kepada sang pelaku setelah keluar dari penjara. 

Penulis : Dinda Mei Sarah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *