Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Upaya Hindari Kerumunan, IAIN Samarinda Gelar Wisuda Drive Thru Pertama Kalinya

Samarinda, LPM Cakrawala– Ada yang berbeda dari acara wisuda mahasiswa Sarjana Strata 1 (S1) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda Sabtu (17/10), konsep wisuda kali ini berbeda dengan wisuda pascasarjana yang telah berlangsung pada bulan September silam yang dilakukan secara virtual, wisuda kali ini dilaksanakan secara Drive Thru dengan menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19. Acara yang memadukan antara kegiatan online dan offline dimulai pukul 08.00 hingga 11.20 WITA di halaman Auditorium 22 Dzulhijjah. Selama acara wisuda berlangsung juga turut disiarkan pada live streaming YouTube TV IAIN.


Wisuda ke-XXXII diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IAIN, Hymne dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Rektor, dan pembacaan doa. Sebanyak 163 wisudawan tururt menghadiri prosesi wisuda secara offline dengan menggunakan kendaraan seperti mobil dan motor, dan sebanyak 34 wisudawan mengikuti secara online dari kediaman masing-masing. Wisuda diikuti oleh 4 fakultas diantaranya, Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan, Fakultas Syariah (FASYA), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Rektor IAIN Samarinda Mukhamad Ilyasin dalam sambutannya menyatakan lahirnya lulusan IAIN samarinda diharap dapat memperkecil angka kemiskinan intelektual di Indonesia tentunya, “Hari ini 17 Oktober bertepatan dengan hari pengentasan kemiskinan Internasional. Lahirnya IAIN Samarinda diharap dapat membawa spirit pengentasan kemiskinan khususnya di bidang intelektual yang harus dapat menjadi ruh dan spirit jihad warga kampus termasuk para alumni”, Ungkapnya.


Muhammad Nasir selaku Ketua Panitia mengungkapkan, persiapan acara wisuda hanya berlangsung selama 1 minggu dengan dibalut berbagai kendala, “Kami dalam menyiapkan acara untuk hari ini dibutuhkan waktu satu minggu, dan banyaknya kendala membuat kami harus memikirkan bagaimana solusi dari setiap kendala yang ada. kendala yang kami hadapi selema mempersiapkan wisuda drive thru diantaranya, kesiapan para wisudawan yang terkendala dengan kendaraan, kondisi cuaca yang tidak menentu, persiapan tata panggung, dan memastikan bahwa seluruh orang yang terlibat panitia maupun para wisudawan harus mematuhi protokol kesehatan”. Ujarnya saat diwawancarai.

Salah satu wisudawan Nuraqmi Fidyawati Romadhona, lulusan Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) FTIK mengaku cukup senang dengan diadakannya wisuda konsep drive thru ini, “Cukup senang walaupun tidak dilaksanakan dalam satu gedung. Kalau pelaksanaannya secara offline, mungkin jauh dapat lebih berkesan dari pada saat ini.” Tutupnya. (Irh/Ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *