Pertama kali IAIN Samarinda Bakal Gelar Wisuda Drive THRU
Samarinda, LPM Cakrawala- Momen sakral yang seharusnya dapat dilewati dengan kebahagiaan dan penuh khidmat oleh para mahasiswa tingkat akhir terpaksa harus terampas oleh keadaan pandemi covid-19. Hal serupa juga turut dirasakan oleh para mahasiswa tingkat akhir di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda. Wisuda yang hanya dapat dirasakan sekali seumur hidup tak dapat mereka rasakan dengan rasa kepuasan, lantaran pihak Lembaga IAIN Samarinda menyatakan akan mengubah sistematis dalam pelaksanaan wisuda kali ini. Wisuda pada gelombang 2 ini nantinya akan dilaksanakan dengan sistem drive thru pada, Sabtu (17/10) mendatang, di halaman Auditorium 22 Dzulhijjah IAIN Samarinda.

Nasir selaku ketua panitia membenarkan informasi pelaksanaan wisuda drive thru yang telah tersebar, namun kebijakan tersebut hanya berlaku bagi mahasiswa yang berdomisili di Samarinda, “IAIN Samarinda untuk pertama kalinya melaksanakan wisuda dengan sistem drive thru, hal tersebut lantaran untuk memutus penyebaran covid-19 di lingkungan IAIN Samarinda. Insyaallah kampus 2 IAIN Samarinda dinilai telah memadai untuk melaksanakan wisuda drive thru”, Ujarnya saat diwawancara via WhatsApp, (13/10). Dirinya juga menambahkan bahwa nantinya akan ada 4 pos yang akan disediakan untuk pelaksanaan wisuda drive thru, “Wisuda drive thru nantinya akan disediakan 4 pos. Pos pertama sebagai pintu masuk, kemudian di pos 2 digunakan untuk tempat parkir dan pengecekan suhu tubuh, selanjutnya di pos 3 tempat dimana simbolis pemindahan tali toga, dan pos 4 merupakan pos terakhir untuk jalur keluar. Dalam pelaksanaan wisuda drive thru mahasiswa bisa menggunakan mobil ataupun motor, dan mereka juga diminta untuk menyiapkan payung”, Tambahnya.

Persyaratan dalam menjaga protokol kesehatan juga diperhatikan dalam pelaksanaan wisuda. Penumpang hanya dibatasi 50 persen di setiap kendaraan. Bagi yang menggunakan motor hanya diperbolehkan 1 pengendara saja, dan bagi yang menggunakan mobil hanya dibatasi paling banyak 3 penumpang sudah terhitung bersama supirnya.
Laylatul Qodryah menjadi salah satu calon wisudawan drive thru di IAIN Samarinda 17 Oktober mendatang, dirinya mengaku sedih karena 4 tahun menempuh pendidikan berakhir dengan naik motor atau mobil hanya untuk sekedar mampir sesaat di podium, “Walau bagaimanapun, pasti ada perasaan sedih dalam diri saya, yang seharusnya dapat melaksanakan momen sakral sekali seumur hidup berubah menjadi peristiwa yang singkat dengan mengendarai motor atau mobil dan hanya singgah sesaat di podium untuk pindah tali toga kemudian pulang tanpa adanya pemotretan dengan teman-teman maupun keluarga, karena selama kuliah saya sudah berharap agar ketika wisuda, saya dapat membawa orang tua dan memperlihatkan hasil pencapaian belajar selama perkuliahan”, Tutupnya. (Rtx/ Khu)