Januari 18, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

6 Tuntutan Demonstran Berujung Penandatangan Surat Tuntutan Oleh Rektor

Samarinda, LPM Cakrawala – Belum adanya titik terang perihal tuntutan Uang Kuliah Tunggal (UKT) setelah diadakannya beberapa kali rapat audiensi bersama jajaran petinggi kampus hingga aksi virtual yang dilakukan pada beberapa bulan terakhir, kini mahasiswa yang tergabung dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda gelar aksi demonstrasi di Gedung Rektorat Kampus 2 IAIN Samarinda, Senin (8/6).Aksi dimulai sejak pukul 8 pagi, dengan melakukan pemasangan spanduk pernyataan sikap kekecewaan mahasiswa di seluruh ruas kampus IAIN Samarinda, dilanjutkan dengan melakukan longmarch dari patung kuda Grand City Senyiur menuju gedung rektorat. Melalui pengeras suara, penyampaian tuntutan dan orasipun mewarnai aksi demonstrasi. Tak lupa pula para peserta aksi juga tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti sosial distancing, handsanitizer dan menggunakan masker.

Berikut 6 poin tuntutan yang disampaikan oleh peserta aksi demonstran:

  1. meminta Rektor IAIN Samarinda meringankan beban biaya studi mahasiswa terdampak Covid-19
  2. Rektor IAIN Samarinda memberikan subsidi UKT
  3. Rektor IAIN Samarinda memberikan hak kepada Sema dan Dema Institut ikut serta penyelesaian berkas
  4. Rektor IAIN Samarinda memberikan data transparansi yang menerima keringanan UKT dan subsidi UKT
  5. Rektor IAIN Samarinda melibatkan Sema dan Dema Institut dalam memberikan keputusan akhir penerima keringanan dan subsidi UKT
  6. memberikan transparansi anggaran kepada Ormawa IAIN Samarinda.
Sebuah spanduk yang bertuliskan tuntutan dari mahasiswa

Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (Dema-I), Fatimah Assegaf mengutarakan rasa kekecewa dalam orasi yang disampaikan terhadap lembaga khususnya Wakil Rektor III, “kami sedikit kecewa dengan wakil rektor III , karena usulan yang kami berikan sampai saat ini belum tersampaikan kepada rektor”, jelasnya.

Di tengah-tengah orasi akhirnya Wakil Rektor III, Dr. M. Abzar, M. Ag., turun dari gedung rektorat dan bertemu langsung dengan para demonstran yang kemudian disusul dengan Rektor IAIN Samarinda, Dr. H. M. Ilyasin, M. Pd., Dalam penyampaiannya WR III memaparkan bahwa perkembangan gejolak UKT berbeda di seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), “Perkembangan gejolak UKT pada masing-masing PTKIN tentunya berbeda-beda”, Ujarnya. Dr. M. H. Ilyasin juga menyampaikan, bahwa kita harus sama- sama berjuang terkait UKT, walaupun dengan cara berbeda, “Saat ini kita masih sama-sama berjuang untuk memperjuangkan permasalahan UKT. Walaupun dalam penyelesaiannya kita menggunakan cara yang berbeda, antara cara mahasiswa dengan pihak lembaga”.Tambahnya.

Rektor IAIN Samarinda Menandatangani Tuntutan Mahasiswa

Aksi demonstran diakhiri dengan penandatangan surat tuntutan yang dibuat oleh Ormawa kepada Rektor IAIN Samarinda. Dengan catatan adanya penambahan redaksi di beberapa point, “Saya menandatangani surat tuntutan ini dengan catatan harus adanya penambahan redaksi pada poin pertama dan kedua menjadi, pertama Rektor IAIN Samarinda meringankan beban biaya studi mahasiswa terdampak Covid-19 dengan ketentuan yang disepakati bersama. Kedua, Rektor IAIN Samarinda memberikan subsidi UKT jika revisi anggaran disetujui oleh kementerian keuangan”, Tutupnya. (Asn)

2 thoughts on “6 Tuntutan Demonstran Berujung Penandatangan Surat Tuntutan Oleh Rektor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *