Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Hayya Festival 2025 Hadir Untuk Merangkai Bahasa Arab dan Budaya

Samarinda, LPM Cakrawala – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Halaqah Al-Arabiyyah sukses gelar Hayya Festival (HayFest) untuk kedua kalinya pada Sabtu (05/31) hingga Minggu (06/01) yang mengusung tema “Festival Bahasa Arab Membangun Generasi Islami yang Cinta Bahasa dan Budaya” yang berlokasi di Auditorium 22 Dzulhijjah.

Meski persiapan hanya memakan waktu satu bulan, para panitia tetap berhasil menyelenggarakan kegiatan HayFest ini dengan dua lomba yaitu Qiroatul Kutub yang dilakukan secara offline dan Khitobah yang dilakukan secara online.

Aidilla Musyarifah selaku peserta yang mengikuti lomba HayFest mengatakan bahwa acara seperti HayFest ini sangatlah penting bagi para mahasiswa. “Lewat Hayya Festival, kita memperdalam bahasa arab dan memperkuat identitas bahasa Arab,” tuturnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Murhansyah, Ketua Umum UKM Hayya menyampaikan bahwa HayFest tahun ini mencatat peningkatan peserta cabang Qiroatul kutub lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Pada tahun ini, peserta untuk lomba Qiroatul Kutub lebih banyak dari tahun sebelumnya. Namun, untuk peserta Khitobah sedikit berkurang karena bertepatan dengan waktu UAS,” jelasnya.

Murhansyah juga menyampaikan harapannya untuk UKM Hayya agar dapat berkembang menjadi lebih baik untuk ke depannya. “Semoga Hayya dapat terus berkembang sebagai UKM yang tidak hanya rutin berkegiatan, tapi juga berdampak. Festival ini bagian dari ikhtiar,” tuturnya.

Sementara itu, Khoirunnisa selaku Ketua Panitia menyempatkan diri untuk menyampaikan beberapa tantangan yang mereka alami ketika melaksanakan kegiatan HayFest ini. “Tantangan terbesarnya tentu saja terletak pada dana dikarenakan adanya efisiensi. Namun, kami juga menyebar beberapa proposal dan mendapatkan dana yang cukup untuk menyelenggarakan HayFest ini dan Alhamdulillah, terlaksana dengan baik,” tutupnya.

Meskipun dihadapi oleh berbagai faktor yang menghambat seperti kurangnya dana dikarenakan efisiensi anggaran Organisasi Mahasiswa, UKM Hayya tetap melaksanakan program kerjanya semaksimal mungkin.

Hayya Festival merupakan salah satu contoh upaya pelaksanaan kegiatan di tengah adanya efisiensi anggaran. Beberapa UKM lain juga telah mengupayakan berbagai hal untuk tetap melancarkan kegiatan yang sudah termaktub didalam program kerja masing-masing divisi.

(Elf, Sai) / (Cmt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *