DEMA FTIK UINSI Samarinda Soroti Quarter Life Crisis Mahasiswa Lewat Seminar Mental Health
Samarinda, LPM Cakrawala – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UINSI Samarinda telah menyelenggarakan Seminar dengan tema ‘Mental Health’. Acara yang di gelar pada Sabtu (18/10) di Aula Rektorat UINSI Samarinda. Acara ini mengusung fenomena quarter life crisis dengan menghadirkan narasumber utama Rina Zainun (Ketua TRC PPA Kaltim) dan Sri Puji Astuti (Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda). Seminar yang dihadiri oleh sejumlah mahasiswa yang tertarik untuk memahami lebih dalam isu kesehatan mental dan cara mengatasinya.
Andiara, selaku ketua panitia menjelaskan bahwa tema ini diangkat karena fenomena quarter life crisis banyak dialami oleh mahasiswa. Ia menyoroti bahwa banyak peserta yang merasa cemas, sering overthinking, dan kebingungan dalam menentukan arah hidup maupun masa depan mereka. “Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan memberikan edukasi tentang cara menjaganya,” ujarnya.
Andiara juga menambahkan bahwa kendala panitia terletak pada manajemen waktu, mengingat para panitia juga memiliki kesibukan akademik. “Kami berharap setelah acara ini, peserta bisa memperoleh wawasan baru dan motivasi untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental mereka,” tambahnya.
Antusiasme peserta turut disampaikan oleh Ainur, ia mengaku mengikuti seminar karena tema yang diangkat terasa sangat dekat dengan kehidupannya. “Temanya relate dengan kehidupan anak muda zaman sekarang, terutama mahasiswa,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa pemahaman tentang kesehatan mental sangat penting, terutama bagi mahasiswa yang sering menghadapi tekanan dan ekspektasi tinggi. Setelah mengikuti seminar, ia merasa lebih sadar bahwa kesehatan mental tidak boleh disepelekan. “Kalau mental aja nggak sehat, semuanya pasti terasa berat,” ujarnya.
Ia pun berharap kegiatan serupa dapat sering diadakan karena, menurutnya, acara seperti ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya anak-anak kos yang kerap menghadapi berbagai tekanan.
(Yra) / (Cmt)