UINSI Samarinda Awali Semester Ganjil dengan Kuliah Intensif
Samarinda, LPM Cakrawala- Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda memulai semester baru dengan menggelar kuliah perdana yang intensif untuk seluruh mahasiswa. Kuliah perdana ini menjadi awalan baru bagi mahasiswa untuk memulai kegiatan belajar mengajar di semester yang baru.
Mahasiswa dari berbagai program studi langsung mengikuti perkuliahan yang dipandu oleh dosen masing-masing. Fokus utama kuliah perdana adalah memberikan gambaran jelas mengenai materi yang akan dipelajari selama satu semester ke depan, sistem penilaian, serta ekspektasi dosen terhadap mahasiswa.
Alya Adriana, seorang mahasiswa baru dari program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), mengungkapkan kesan positifnya setelah mengikuti kuliah perdana. “Day 1 kuliah di UINSI, seru. Dari teman temannya dan dosennya sejauh ini asik asik,” ujarnya. Alya juga menambahkan bahwa suasana yang tercipta selama kuliah perdana sangat mendukung proses adaptasinya di lingkungan kampus. “Orang-orangnya ambisius tapi tetap menyenangkan, jadi termotivasi untuk tetap serius belajar juga,” imbuhnya.

Selain itu, Alya merasa bahwa penjelasan yang diberikan oleh para dosen mengenai sistem perkuliahan di UINSI Samarinda sangat membantu. “Semua dosen menjelaskan sistem kuliahnya dengan detail,” jelasnya.
Sementara itu, Ainur Zulaichol, mahasiswa semester 5 program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), memberikan pandangannya mengenai fasilitas dan sumber daya yang diperkenalkan selama kuliah perdana. “Menurut saya fasilitas dan sumber daya yang dikenalin di awal semester ini sudah cukup membantu. Sekarang lebih siap buat memanfaatkannya dengan maksimal,” ungkapnya. Ainur menyoroti pentingnya pemanfaatan fasilitas kampus secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar. “Semoga beberapa fasilitas yang terlihat kurang bisa segera diperbaiki,” tambah Ainur.
Interaksi yang terjalin antara dosen dan mahasiswa selama kuliah perdana juga menjadi perhatian Ainur. “Interaksi dosen dan mahasiswa di awal pertemuan terasa cukup santai. Hal ini membuat saya dan teman-teman secara pribadi merasa lebih nyaman dan semangat untuk aktif di kelas,” jelasnya. Menurutnya, komunikasi yang baik antara dosen dan mahasiswa akan menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Ainur juga menyampaikan bahwa kuliah perdana di semester 5 ini terasa lebih fokus dan mendalam. “Aku merasa kuliah perdana di semester 5 ini lebih serius karena materi yang dipelajari udah masuk ke tahap yang lebih spesifik,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa UINSI Samarinda terus berupaya meningkatkan kualitas perkuliahan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan mahasiswa.
“Kuliah perdana juga bisa ditambahkan dengan sesi motivasi kecil dari dosen agar mahasiswa lebih bersemangat. Selain itu, penyampaian kontrak kuliah juga bisa dibuat lebih interaktif,” sarannya.

Dengan dimulainya kuliah perdana ini, diharapkan seluruh mahasiswa UINSI Samarinda dapat termotivasi untuk belajar dengan giat dan meraih prestasi yang gemilang di semester yang baru.
(Amr) / (Cmt)