Warga Bantu Warga: Aliansi Mahakam Galang Dana untuk Aksi
Samarinda, LPM Cakrawala — Solidaritas warga Kalimantan Timur kembali menguat. Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur (Mahakam) mengumumkan penggalangan dana terbuka untuk mendukung aksi yang akan digelar esok hari (01/09). Penggalangan dana ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan setiap kegiatan yang diorganisir oleh aliansi, dengan donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung untuk keperluan operasional aksi.
Penggalangan sudah berjalan sejak Sabtu (30/08) dan masih terus berlanjut hingga aksi mencapai tujuan. Partisipasi masyarakat meluas, melibatkan mahasiswa, aktivis, hingga masyarakat umum. Hingga malam ini, total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar Rp15 juta. Hal ini menunjukkan tingginya kepedulian publik terhadap isu yang diangkat aliansi.
Hal tersebut dijelaskan Angel, selaku Bendahara Aksi, yang memastikan transparansi donasi. “Itu bukan hanya dari lembaga, tapi juga mahasiswa dan masyarakat. Donasi ini nantinya akan disalurkan untuk kebutuhan massa aksi yang akan ikut besok, baik berupa logistik maupun perlengkapan lain yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Renaldi, Jendral Lapangan aksi, juga menyebutkan bahwa hingga malam ini sudah ada dua titik posko donasi di Samarinda, yakni di Simpang Lembuswana dan Patung Naga Seberang. “Besok posko akan ditambah di Islamic Center, jadi total tiga titik. Semua bantuan dari posko akan di drop di Islamic sebagai posko utama,” jelasnya.
Renaldi menekankan bahwa teknis lapangan (teklap), mitigasi, dan evakuasi telah disusun dengan matang. “Aksi ini sama sekali tidak bertujuan untuk anarkis, merusak fasilitas umum, atau menciptakan chaos. Jalur evakuasi sudah kami siapkan agar massa bisa tetap aman jika ada provokasi. Mekanisme pengendalian massa pun jelas, dengan simbol bendera ketua lembaga sebagai tanda kapan pergerakan dimulai,” tutur Renaldi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dukungan publik menjadi kekuatan besar dalam aksi ini. “Respons masyarakat sangat luar biasa. Setiap rupiah yang masuk akan digunakan secara transparan dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Keterangan Jenderal Lapangan telah menunjukkan adanya komitmen Aliansi Mahakam untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam setiap langkahnya. Pengumpulan dana akan dilakukan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan bersama.
Aditya Rahmat Hidayah dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Mulawarman menuturkan bahwa posko telah dibuka sejak hari Sabtu lalu, “bantuan telah datang dari berbagai kalangan, mulai masyarakat Samarinda, pengemudi ojek online, ibu-ibu, bahkan dari luar daerah seperti Sangatta. Paling banyak kami terima air mineral, baik dus maupun kemasan kecil.” ujarnya, dukungan logistik yang berdatangan tersebut juga memperlihatkan kuatnya simpati publik.
Tidak hanya dalam bentuk uang, Aliansi Mahakam juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berdonasi dalam bentuk barang. Donasi ini bisa berupa makanan, minuman, obat-obatan, atau perlengkapan lainnya yang dianggap krusial untuk menunjang kegiatan aksi di lapangan. Dengan adanya opsi donasi barang, diharapkan partisipasi dari masyarakat bisa lebih luas dan tidak terbatas hanya pada mereka yang memiliki kemampuan finansial.
Gerakan penggalangan dana ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup kuat di tengah masyarakat. Partisipasi dari berbagai elemen masyarakat dalam penggalangan dana ini adalah cerminan dari kesadaran kolektif untuk bergerak bersama demi satu tujuan. Aliansi Mahakam berharap, melalui donasi yang terkumpul, aksi yang akan datang bisa berjalan dengan lancar dan efektif, serta mampu membawa dampak positif yang signifikan bagi Kalimantan Timur.
Bagi mahasiswa maupun masyarakat yang ingin berpartisipasi, donasi masih terus dibuka hingga aksi mencapai tujuan. Aliansi Mahakam memastikan seluruh bantuan akan disalurkan tepat sasaran demi keberhasilan perjuangan bersama.
(Swz, Han, Mto) / (Cmt)