Januari 16, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Wujud Nyata Empati Oleh Mahasiswa UINSI Samarinda

Samarinda, LPM Cakrawala – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir di Samarinda Seberang, sebanyak 24 Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dari berbagai fakultas dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda menggelar aksi galang dana pada (15/05) di berbagai titik strategis di Samarinda.

Aksi galang dana berasal dari inisiatif Andriyan Dwi Saputra dari UKM Hayya yang menyerukan untuk kolaborasi dengan rekan-rekan dari JQH. Ajakan tersebut kemudian disebarluaskan ke grup koordinasi Ormawa, dan mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak. Bersama para relawan lainnya, aliansi ini saling bahu membahu menyuarakan kepedulian melalui penggalangan dana di berbagai titik di kota Samarinda.

Rahmat Hidayah selaku koordinator lapangan mengungkapkan bahwa aksi galang dana ini adalah bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat.
“Saya menginisiasi gerakan ini karena melihat langsung keprihatinan masyarakat di Samarinda Seberang. Ini adalah bentuk kepedulian Ormawa UINSI terhadap masyarakat luas, bukan hanya membuat program kerja yang menguntungkan lembaga, tapi program yang berdampak dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Rahmat menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarorganisasi. “Galang dana ini menjadi ajang unjuk gigi bahwa Ormawa UINSI itu solid, produktif, dan peka terhadap keadaan. Kita ingin tunjukkan pada dunia luas bahwa UINSI bukan hanya aktif di dalam, tapi juga peduli terhadap isu sosial dan kemanusiaan,” tegasnya.

Dalam proses pelaksanaan, para relawan menghadapi beberapa tantangan, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka. Justru kegiatan ini terasa menyenangkan dan mempererat hubungan antar Ormawa karena bisa saling membantu.

Andriyan menyampaikan bahwa motivasinya menjadi inisiator dan relawan adalah sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sesuai dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kita memang tidak bisa menyelesaikan seluruh masalah masyarakat, tapi setidaknya kita bisa meringankan beban mereka. Ini adalah implementasi dari apa yang kita pelajari di kelas,” tuturnya.

Dana yang terkumpul dalam kegiatan ini kemudian dibelanjakan dalam bentuk bantuan sembako yang sangat dibutuhkan para korban banjir, mengingat mereka lebih fokus menyelamatkan rumah dan barang berharga mereka pasca banjir. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Penanggung Jawab (PJ) Posko Musibah Banjir, yang akan mendampingi relawan untuk langsung menyampaikan bantuan ke tangan masyarakat yang terdampak.

(Elf, Ars) / (Cmt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *