Tercium Bau Tak Sedap Usai PBAK 2023
Samarinda, LPM Cakrawala – PBAK UINSI 2023 telah berakhir pada Sabtu, (26/07) lalu. Salah seorang dosen membagikan sebuah unggahan di status WhatsApp beliau terkait kebersihan Auditorium 22 Dzulhijjah dimana banyak sampah menumpuk dengan kalimat yang sedikit menyentil.
Beberapa UKM turut menanggapi terkait menumpuknya sampah tersebut, seperti Isfani Vardiliyah selaku ketua umum UKM ECO yang turut prihatin melihat banyaknya sampah yang menumpuk di area yang bukan termasuk tempat pembuangan sampah. “Melihat dari kegiatan yang terbilang besar dan melibatkan banyak sekali orang, sudah seharusnya pihak panitia dan lembaga mengantisipasi hal tersebut. Pihak UINSI seharusnya sudah mengantisipasi hal tersebut dan berkoordinasi kepada panitia penyelenggara,” komentarnya. Isfani juga berharap hal ini bisa menjadi bagian yang paling penting untuk dievaluasi.
Tanggapan juga datang dari UKM Beladiri yang cukup dekat dengan lokasi sampah tersebut menumpuk. “Bau dan pemandangannya sangat mengganggu UKM yang sekretariatannya berdekatan dengan sampah tersebut. Seharusnya kampus kita yang sekarang adalah universitas bisa menyediakan tempat pembuangan sampah yang layak,” komentar Wahyu, Ketua Umum UKM beladiri.
Menanggapi hal tersebut, Ninda Nurhikmah selaku wakil ketua pelaksana PBAK 2023 memberikan pernyataan terkait hal tersebut. “Dari panitia sudah mengusahakan untuk membersihkan sampah yang menumpuk, saya juga sudah menghubungi Pak Wahab dan Pak Zaini untuk meminjamkan mobil, namun jawaban beliau mobilnya sedang digunakan oleh Rektor. Saya juga sudah menghubungi Pak Farihin namun tidak ada jawaban dari beliau,” jelasnya. Ninda juga mengatakan panitia juga sudah berkoordinasi dengan petugas kebersihan kampus dan siap membantu dalam pembersihan sampah yang menumpuk, sebisa mungkin besok sampah sudah tidak ada lagi.
“Sejak hari pertama PBAK, saya sudah mewanti-wanti pihak lembaga terkait tempat sampah dan memang lingkungan kampus kita ini kekurangan tempat sampah. Unggahan beliau memang sangat disayangkan, karena kami dari panitia sudah berusaha yang terbaik. Beliau sebenarnya masuk SK kami,” tambahnya. (Dst/Ysa)