Wujudkan Penanganan Kekerasan Seksual Bersama PSGA

Samarinda, LPM Cakrawala- UINSI memiliki Pusat Gender dan Anak (PSGA) untuk menangani kasus-kasus kekerasan seksual di ranah kampus. Sempat vakum dan kini mulai aktif kembali, menjadi alasan belum adanya laporan terkait kekerasan seksual dari masyarakat kampus UINSI ke PSGA.
PSGA merupakan sub unit dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) yang bertugas untuk memberikan kesadaran akan keseteraan dan keadilan gender, melayani pengaduan serta penanganan terhadap korban pelecahan seksual. PSGA dibentuk sesuai dengan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 4 Tahun 2015 tentang Ortaker IAIN Samarinda.
Rumainur, selaku ketua PSGA menyampaikan tujuan dari dibentuknya PSGA. “Untuk mendorong kesetaraan gender, perlindungan anak, dan mewujudkan kampus yang bebas dari segala bentuk kekerasan seksual,” ujarnya. Selain itu PSGA sebagai bagian internal pada perguruan tinggi juga berupaya mengintegrasikan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian dengan program-program yang akan dilaksanakan. Berlokasi di dalam ruangan LP2M, pihak PSGA berencana ingin membuka open rekruitment anggota tiap satu tahun sekali dengan beberapa syarat dan ketentuan.
PSGA saat ini sedang gencar mempersiapkan banyak hal untuk promosi agar masyarakat kampus mengetahui bahwa telah ada tempat penanganan masalah kekerasan seksual di UINSI. “Kami akan mengadakan seminar dan sosialiasi di kampus dengan mengundang kosma dan ormawa sebagai pesertanya, serta turut serta pada saat PBAK nantinya. Kami juga sedang aktif di Instagram, jadi para mahasiswa yang ingin bertanya maupun konsultasi bisa melalui pesan pribadi ke @sahabat_psga_uinsi,” jelas Rumainur.
Ia juga berharap untuk seluruh mahasiswa yang pernah dan hampir mengalami kekerasan seksual atau sekedar mengetahui temannya sedang dalam kondisi tersebut, bisa menghubungi PSGA untuk sharing dan konsultasi. “Saya harap dengan kehadiran PSGA mampu memberikan solusi dalam mengantisipasi terjadi berbagai ketimpangan dan kesenjangan gender,” tutupnya. (Nbt/Rsp)