Pandemi Covid-19, IAIN Samarinda Lanjutkan Kuliah Daring di Semester Genap.
Samarinda, LPM Cakrawala – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda akan melanjutkan perkuliahan secara daring (online) pada semester genap tahun akademik 2020/2021. Keputusan ini di keluarkan oleh pihak rektorat melalui Surat edaran Nomor: B-0142/In.8/1/PP.00.9/01/2021 tentang sistem perkuliahan semester genap tahun akademik 2020/2021 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda.
Muhammad Nasir, Wakil Rektor I bidang akademik menjelaskan, setelah adanya keputusan bersama antara menteri pendidikan dan kebudayaan, menteri agama, menteri kesehatan, dan menteri dalam negeri Republik Indonesia pada SKB 4 Menteri pada bulan November 2020 lalu, terdapat kemungkinan akan diadakannya perkuliahan secara campuran (hybrid learning) baik dengan tatap muka maupun daring, “Pada bulan November 2020 itu juga, situasi penularan Covid-19 di wilayah Samarinda sendiri berada di zona kuning sehingga memungkinkan sekali terjadinya kuliah offline”, Ujarnya. Sabtu (9/1)
Namun, setelah pihak kampus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta mengirimkan surat kepada Tim Penanganan Covid-19 di Samarinda. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, merekomendasikan untuk diadakannya perkuliahan secara online, sebab dilihat dari kondisi saat ini daerah Samarinda masih berada di zona merah. Salah seorang mahasiswa IAIN Samarinda mengungkapkan rasa sedih dan kecewa nya karena diadakannya perkuliahan secara online kembali,
“Saya sudah menebak, di semester ini akan diadakan perkuliahan secara online kembali, sedih dan kecewa tetapi jika dilihat dari keadaan sekarang juga belum memungkinkan untuk kuliah secara tatap muka”, Tuturnya.
Wakil Rektor I kembali mengungkapkan bahwa merasa kurang puas karena tidak bisa diadakan nya perkuliahan secara campuran, “Saat ini harapan saya buat para mahasiswa agar bisa bersabar dengan kondisi pandemi saat ini, dengan keadaan sekarang kita dituntut untuk bisa belajar kreatif, inovatif, dan mandiri”, Ujarnya. Dirinya juga menambahkan perkuliahan offline bisa diadakan kembali nanti, apabila terjadi penurunan tingkat covid-19 di kota Samarinda, “Apabila nanti terjadi penurunan tingkat covid-19 di kota Samarinda serta ada kebijakan-kebijakan dari pemerintah terkait proses pembelajaran di Kalimantan Timur, maka perkuliahan bisa diadakan secara offline kembali”, Tutupnya. (Nra, Kdj)


