Januari 18, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Hasil Swab Test, Seorang Mahasiswa IAIN Samarinda Dinyatakan Positif Covid-19

Samarinda, LPM Cakrawala- Pertambahan virus corona kian hari kian meningkat. Kabar duka berasal dari salah satu mahasiswi IAIN Samarinda dengan nama Sereena Jehlong yang dinyatakan positif covid-19 dari hasil swab test yang dikeluarkan oleh Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes)

Saat ini mahasiswi semester 7 Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Inggris (TBI) tersebut sedang menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan oleh Dokter dari Rumah Sakit I.A. Moeis Samarinda. Sareena Jehlong mengaku, Sebelumnya ia mengeluhkan beberapa gejala diantaranya, tidak enak badan, pusing, batuk, diare, demam yang berlanjut selama beberapa hari, tidak ada nafsu makan, dan muntah. Setelah mengalami beberapa gejala selama kurang lebih 5 hari, dirinya memutuskan untuk melakukan rapid test pada, Jumat (28/08). Hasil rapid test menunjukan bahwa dirinya non reaktif.

Kendati telah dinyatakan negatif atau non reaktif, pihak Rumah Sakit I.A. Moeis menyarankan dirinya untuk melakukan swab test, “Hari Jumat melakukan rapid test, hasil yang keluar menunjukan non reaktif, jadi saya tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Namun, pihak rumah sakit menyarankan agar saya untuk Swab test agar dapat lebih memastikan kebenaran hasil rapid test yang telah dikeluarkan,” Ujarnya.
.
Usai mengikuti saran dari pihak rumah sakit untuk melakukan swab test, akhirnya ia mengunjungi Bapelkes untuk melakukan tes ulang rapid test dan swab test, “Hari sabtu saya langsung ke Bapelkes untuk melakukan rapid tes dan swab sesuai dengan arahan pihak rumah sakit, sepulangnya dari tes, suara saya hilang dan saya mengalami sakit tenggorokan dan batuk kering. Seling 4 hari kemudian, pada, Jumat (04/09), dirinya mendapat telepon dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rapak Dalam yang memberitahukan bahwa ternyata hasil swab test menunjukan dirinya positif corona”, Tambahnya.

Meski dinyatakan positif, Sareena Jehlong tidak merasa seperti diasingkan oleh orang disekitarnya, “Mungkin ini sudah takdir Yang Maha Kuasa, sampai saat ini, saya selalu berterimakasih karena terus dikelilingi oleh orang-orang baik, yang mencemaskan keadaan saya dan tentunya telah mendoakan yang terbaik untuk kesehatan saya. Saya harap kepada teman-teman untuk terus tetap menjaga kesehatan dan selalu memperhatikan protokol kesehatan pada saat beraktivitas. Jika tidak ada hal yang penting, alangkah lebih baiknya untuk tidak keluar rumah”, Tutupnya. (Bnt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *