Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Langkah Pimpinan Ormawa dalam Menjalankan Roda Organisasi di Tengah Pandemi

Samarinda LPM Cakrawala- Hadirnya Pandemi Covid-19 ditengah masyarakat saat ini, berdampak pada terhambatnya pelaksanaan kegiatan yang ada. Hal ini tak lain karena semua kegiatan dikerahkan untuk Work From Home (WFH). Hal serupa juga dirasakan oleh mereka yang memiliki kedudukan sebagai ketua Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Lingkungan Institut Agama Islam Negeri Samarinda (IAIN) Samarinda.

Sangat disayangkan, adanya covid-19, membuat mereka menunda untuk sesaat bahkan membatalkan beberapa kegiatan yang telah mereka rencanakan di awal kepengurusan periode 2019-2020. Hal tersebut tak lain karena sulitnya para pemimpin Ormawa untuk mengkoordinir anggota mereka dalam menjalankan Program Kerja (Proker) yang telah ada. Seperti yang disampaikan oleh Rahmiyati, Ketua Umum Senat Mahasiswa Institut (Sema-I) Agama Islam Negeri Samarinda, Ia mengatakan bahwa saat ini dirinya merasa kesulitan dalam melaksanakan kegiatan dikarenakan kendala yang ada, “Kendala tentunya pasti ada, keadaan yang seperti ini mengharuskan kami untuk menunda beberapa kegiatan. Sejauh ini, baru 40% kegiatan yang telah kami laksanakan di kepenguruan tahun ini, dikarenakan kami juga sedang difokuskan kepada permasalahan terkait pembatalan potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Untuk mengatasi hal tersebut disaat Pandemi, membuat kami harus dapat memanfaatkan aplikasi WhatsApp dengan semaksimal mungkin, agar tetap dapat menjaga jalur koordinasi antar anggota”, Ujarnya, (09/05).

Meski banyaknya kendala yang saat ini sedang dihadapi oleh para pimpinan Ormawa dalam melaksanakan kegiatannya, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk tidak membiarkan adanya kekosongan kegiatan di kepengurusan tahun ini, bermacam upaya dilakukan agar dapat menjalankan proker yang telah mereka rencanakan. Terbukti dari salah satu ketua Ormawa, Aldo Adam Maulana, Ketua Umum UKM JQH ia bersyukur telah mampu melaksanakan kegiatan di tengah keadaan seperti ini, “Alhamdulillah kami sudah melaksanakan salah satu proker yaitu khataman Al-Qur’an Kubro yang telah kami laksanakan sejak bulan lalu, hal tersebut membuktikan bahwa dengan adanya situasi seperti saat ini, tidak membuat kita putus asa dalam menjalankan kewajiban dalam kepengurusan” Ungkapnya.

Dengan memiliki semangat yang besar, pimpinan Ormawa IAIN Samarinda tidak mengenal lelah untuk tetap dapat menjalankan proker yang suda mereka buat bersama. Nur Fuji Sartika selaku Ketua Dema Fasya mengemukakan motivasinya untuk dapat tetap menjalankan prokernya, “Saya ingin membawa perubahan untuk Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah (Fasya), terkhusus dikarenakan dalam kepengurusan sebelumnya, Dema Fasya telah mengalami kekosongan, hal tersebut tidak boleh terulang kembali pada kepengurusan tahun ini. Walaupun terjadinya Pandemi seperti ini sebenarnya menjadi tantangan yang cukup besar untuk saya, bagaimana kami tetap dapat melaksanakan kegiatan dan mampu membawa nama baik Ormawa kami, maka dari itu, saya mengajak teman-teman dalam kepengurusan untuk tetap semangat dalam menjalankan kewajiban sebagai pengurus. Kunci utama dalam kondisi saat ini adalah, tetap menjaga komunikasi antar anggota dalam kepengurusan, agar mereka tetap merasa nyaman di setiap kegiatan dan mampu menambah ide kreatif mereka tentunya”, Tutupnya.(Rkj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *