Sempat Ditunda, KPUM Fasya Akhirnya Gelar Debat Terbuka
Samarinda, LPM Cakrawala- Pesta demokrasi mahasiswa yang harusnya telah dilaksanakan pada bulan Desember silam, terpaksa harus ditunda sampai pada kamis (13/02) mendatang. Adanya perbaikan regulasi yang ada, mengharuskan para pasangan calon ketua dan wakil ketua Dema, HMJ maupun HMPS untuk melakukan pendaftaran ulang serta beberapa tahapan seleksi yang telah ditetapkan oleh pihak KPUM.
Setelah ditunda kurang lebih satu bulan lamanya, seluruh KPUM Fakultas IAIN Samarinda serentak menggelar debat calon ketua Dema, HMJ dan HMPS. Khusunya seperti debat terbuka yang telah dilaksanakan oleh KPUM Fakultas Syariah (Fasya) pada kamis (06/02) yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.35 WITA. Acara tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fasya Bambang Iswanto.

Debat terdiri atas empat segmen, pada segmen pertama setiap pasangan calon (paslon) diminta untuk dapat menyampaikan visi misi dan program kerja untuk satu tahun kepengurusan nantinya. Kemudian pada segmen kedua masing-masing calon memberikan pertanyaan kepada paslon lainnya. Selanjutnya pada segmen ketiga Ormawa Fasya melemparkan beberapa pertanyaan kepada setiap paslon. Dan segmen terakhir ditutup dengan beberapa pertanyaan dari mahasiswa Fasya.

Ketua KPUM Fasya , Aminah mengatakan bahwa sangat disayangkan, waktu pelaksanaan debat yang dianggap kurang efisien membuat hanya sebagian mahasiswa yang dapat menyaksikan debat tersebut. “Jadwal yang bebenturan dengan waktu kuliah membuat kurang efektif, Dan saya rasa, untuk melaksanakan acara besar seperti ini, lebih tepat jika diselenggarakan bukan pada waktu aktif perkuliahan” tutupnya.