UKM UKK Kontra dengan Kebijakan Peminjaman Auditorium FTIK
Samarinda, LPM Cakrawala- Unit Kegiatan Khusus (UKK), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kontra terhadap kebijakan pemimjaman Auditorium FakultasTarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).
.
Dalam rapat pimpinan FTIK, Senin (19/8) lalu, mengenai peminjaman Auditorium FTIK yang kini diprioritaskan hanya untuk Organisasi Mahasiswa (FTIK).
Kasubag FTIK, Muhammad Agus Mubarok menjelaskan bahwa penggunaan Auditorium FTIK lebih diutamakan untuk Organisasi Mahasiswa (Ormawa) FTIK.
“Sebetulnya tidak melarang, melainkan UKK dan UKM di bawah naungan Institut lebih disarankan untuk mencoba ke Auditorium Rektorat terlebih dahulu,” ujarnya.
.
Agus mengatakan bahawa FTIK Bisa saja meminjamkan dengan syarat Auditorium Rektorat sudah terpaiaki atau penuh, “UKM UKK bisa saja memakai dengan syarat membawa bukti bisa dengan fotokopian surat peminjaman yang duluan masuk atau memo dari pengurus auditorium,” tambahnya.
Dalam hal ini Ketua Senat Mahasiswa (Sema) FTIK, Muhammad Firmansyah, menerima dengan adanya kebijakan seperti ini dan menjelaskan bahwasannya tidak ada terlibat dengan kebijakan dari pimpinan FTIK, “Dari pihak kasubag FTIK hanya menginfokan untuk mengabari ke Oramawa yang lain, kami tidak pernah ikut serta dalam pembahasan ini dan yang membuat kebijakan ini hanyalah dari pihak pimpinan yang di sampaikan melalui rapatnya. Jadi kami hanya menerima penyampain dari pihak pimpinan.” jelasnya.
Pihak UKM UKK menilai tidak adil karena pihak FTIK mengeluarkan kebijakan tentang peminjaman Auditorium FTIK, “Audit FTIK itu adalah bagian dari fasilitas IAIN dan UKK serta UKM juga bagian dari IAIN. Saya harap pihak FTIK bisa terbuka akan hal ini agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujar Ketua UKM Musik saat diwawancara.
.
Dekan FTIK, Muhammad Eka Mahmud, angkat bicara bahwa hal ini terkesan seprti mengkontak-kontakkan fakultas dengan instit, “Kami tidak memetakkan antara fakultas dengan isntitut tapi, kami hanya mencoba biar tertib saja,” jelasnya.
.
Masalah kebersihan juga menjadi latar belakang ada nya kebijakan ini di dalam rapat pimpinan, “Banyak tempelan-tempelan dekorasi yang membekas dan banyak sampah yang berserakan setelah acara, klo nanti meminjam, tolong dijaga kebersihannya” tambahnya. (kaa/nng/fdy)