Pembukaan BUAF ke-4 di IAIN Samarinda
Pembukaan BUAF ke-4 di IAIN Samarinda
Samarinda, LPM Cakrawala- Kegiatan rutin tahunan PTKIN se-Kalimantan, Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) ke-4 di Auditorium 22 Dzulhijjah IAIN Samarinda, Minggu (13/10).
.
Acara dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda Dr. H. Mukhammad Ilyasin M.Pd, yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika IAIN Samarinda. Di samping itu, juga dihadiri Direktorat sarana prasarana Kemahasiswaan Kemenag RI Ruchman Bashori, M.Ag, Rektor UIN Antasari Banjarmasin Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA, Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhadi M.A, M.Phil, Ph.D, dan Dr. Nyi Nyi Kyaw dari Yusof Ishak Institute Singapore.
.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari yakni 13-15 Oktober 2019. Dalam penyampaian Wakil Rektor III sekaligus panitia acara Dr. Muhammad Abzar M.Ag menjelaskan statistik penerimaaan artikel yang akan dibukukan, di antara 169 abstrak yang ada, tercatat 110 artikel yang bakal diterima dan di bukukan ke dalam jurnal Mu’asarah, jurnal Kajian Islam Kontemporer. Diantaranya, 4 artikel dari IAIN Bone, 3 dari IAIN Kerinci, 4 dari IAIN Manado, 10 dari IAIN Palangkaraya, 3 dari IAIN Pekalongan, 17 dari IAIN Pontianak, 7 dari IAIN Purwokerto, 13 dari IAIN Samarinda, 10 dari IAIN Surakarta, 1 dari STAI RAKHA Amuntai, 5 dari UIN Alaudin Makassar, 28 dari UIN Antasari Banjarmasin, I dari UIN Maulana Malik Ibrahim, dan 4 dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
.
Acara pembukaan dibarengi dengan penandatangan MOU antara IAIN Samarinda dan Atase Pendidikan Kebudayaan Kuala Lumpur Kedutaan Besar Republik Indonesia-Malaisya, Mokhammad Farid Ma’ruf, Ph.D sebagai bentuk persetujuan pengiriman mahasiswa KKI untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kuala Lumpur, Malaisya.
.
Ketua panitia, Dr. Muhammad Abzar M.Ag berharap kegiatan ini dapat memperluas jaringannya hingga ke luar negeri dan memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat luas, “BUAF kedepannya semoga dapat memperlebarkan sayapnya hingga ke luar negri dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya tidak hanya di civitas akademika PTKIN tapi juga masyarakat umum,”
tutupnya.
(baf/fdy)