Belum Maksimalnya Penggunaan Gedung FTIK
SAMARINDA, LPM Cakrawala – Kabar Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda kini menjadi sorotan, dikarenakan sebagian lokal-lokal yang berada di lantai tiga tidak terpakai sebagaimana mestinya. Tidak hanya itu, sebagian toilet-toilet tidak bisa digunakan dan banyak keretakan dinding di beberapa lokal lantai satu dan dua.
Dr. Khojir, M.SI selaku Dekan FTIK mengungkapkan kebutuhan lokal-lokal untuk perkuliahan sudah terpenuhi, “Mahasiswa FTIK bisa berkuliah dengan lokal yang ada,” ungkapnya saat ditemui di ruang Dekan FTIK, Rabu, (3/10).
Beliau juga mengatakan, sebagian lokal di lantai tiga tidak terpakai karena tidak ada fasilitas dan tindak lanjut dari pihak Rektorat,”sebagian lokal yang berada di lantai tiga tidak bisa digunakan karena tidak ada fasilitas seperti, meja dosen, meja mahasiswa, papan tulis, kipas angin dan sebagainya, karena sistem anggaran lembaga bertahap sehingga tidak semua terpenuhi secara langsung. Pihak Rektorat juga mengetahui masalah ini bahwa tidak ada sarana perkuliahan di sana,”ujarnya.
Tidak bersihnya sebagian ruangan di lantai tiga bukan karena tidak diurus tapi kurangnya cleaning service, “Lokal yang berada di lantai tiga bukan terbengkalai tetapi, karena pegawai cleaning service hanya tujuh orang saja, itupun masih dirasakan sangat kewalahan untuk membersihkan seluruh gedung FTIK, Walaupun begitu lokal-lokal di lantai tiga FTIK dilakukan penyapuan secara berkala,” lanjutnya.
Lokal yang mengalami keretakan disebabkan karena tekstur tanah yang labil mengakibatkan seluruh gedung bergerak.
Dekan FTIK mengatakan Masalah itu telah teratasi dengan dilakukannya penurapan bagian depan kampus dan sebagian gedung akan dipisah, “Hanya tinggal peremajaan dengan pengecatan di seluruh gedung. Kedepannya gedung FTIK akan di pisah yang memakan anggaran hampir Rp 500 juta,”tuturnya.
Sebagian toilet FTIK tidak bisa terpakai disebabkan tidak bertanggung jawabnya mahasiswa membuang sampah di closet yang berujung mampetnya saluran closet, dan juga tidak imbangnya tinggi lantai toilet yang menyebabkan air merembes keluar.
Dekan FTIK menghimbau kepada mahasiswa FTIK agar menjaga kebersihan lingkungan, mematikan kipas angin setelah selesai perkuliahan. Dekan FTIK berharap mahasiswa tidak hanya mengkritik tetapi terjun langsung terhadap lingkungan kampus.(rfq/nrf/fdy)