Januari 20, 2026

LPM Cakrawala

Mencerahkan Untuk Menggerakkan

Dinilai Terus Umbar Janji, Lembaga Pastikan KTM Rampung 3 Oktober 

SAMARINDA, LPM CAKRAWALA – Pasca diadakannya Aksi Damai dan Dialog Terbuka, Selasa (25/09) lalu yang menuntut tanggung jawab lembaga atas umbaran janji dan keterlambatan rampungnya KTM yang dinilai telah melampaui batas pemakluman, akhirnya Wakil Rektor III, Hj. Noor Thaibah mengeluarkan edaran terkait pembagian Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang akan didistribusikan pada Jum’at (28/09).
Tapi sayangnya surat edaran tersebut dirasa tidak berguna dan hanya meredam amarah dan antipati sementara mahasiswa. Lewat pesan singkat di via WhatsApp yang dikirim kepada Ketua Dema FTIK Nur Aida Putri, Wakil Dekan III FTIK Zamroni, M. Pd mengatakan “Sudah jadi semua yang FTIK, tapi fakultas lain dibagikan hari Senin, jadi sekalian. Kalau kurang yakin silahkan dipastikan di Mikwa Rektorat” tulisnya.
Karena kurangnya komunikasi antara Pimpinan dan Kabag Akademik Rektorat menyebabkan adanya perubahan pembagian KTM yang kembali direncanakan pada Senin (1/10) itu pun gagal.
Wakil Rektor II, Dr. Abzar, D. M.Ag mengungkapkan sebenarnya pihak kampus mengupayakan penuh agar Jumat lalu bisa terbagi ke seluruh mahasiswa, namun pihak percetakan berdalih padamnya lampu dan beberapa kesalahan teknis lainnya menjadikan penyebab gagalnya perampungan KTM. “Kami sudah kawal langsung, agar Jumat (28/09) itu sudah jadi, ternyata masih ada masalah,” ucapnya.
Dia juga menambahkan jika beberapa KTM sudah distribusikan ke Kabag Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) dari beberapa waktu lalu, namun karena kesalahpahaman pihak fakultas, maka KTM batal dibagikan. “Sebenarnya dari kami (pimpinan) ingin KTM sudah dibagikan walau hanya sebagian, tapi dari pihak FTIK ingin semua jadi dulu,” katanya.
Wakil Rektor II juga mengakui jika penyebab tak kunjung rampungya KTM dari angkatan 2014 – 2017 dikarenakan terlalu terobsesi oleh KTM ATM yang diiming-imingi oleh pihak Bank. Selain itu pihak kampus juga memberikan apresiasi atas aksi damai yang dilakukan mahasiswa, Selasa (25/9) lalu. Hal itu menjadi tamparan telak dan bahan evaluasi bagi pihak lembaga. “Aksi mereka ini membuat kami agar lebih memperbaiki kinerja kampus,” tuturnya.
Sementara itu salah satu mahasiswa yang mengikuti aksi damai, Achmad Putra Bagus Baladewa mengatakan, “Jika janji pihak lembaga tidak ditepati, kemungkinan besar mahasiswa akan menggelar aksi kembali,” pungkas mahasiswa MPI semester 3.
Rencananya pada Rabu (3/10) sekitar 6.000 KTM sudah dipastikan berada di tangan para pemiliknya. “Senin dan Selasa (1-2/10) akan kami distribusikan ke semua fakultas, jadi Rabu sudah harus di tangan mahasiswa,” tutup Wakil Rektor II. (sky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *